JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menerbiitkan ketentuan baru mengenaii pengelolaan iindonesiia Natiional Siingle Wiindow (iiNSW) dan penyelenggaraan Siistem iindonesiia Natiional Siingle Wiindow (SiiNSW).
Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 214/2022 diiterbiitkan sebagaii penggantii PMK 199/2020 untuk meniingkatkan kiinerja siistem logiistiik nasiional dan memperbaiikii iikliim iinvestasii. Selaiin iitu, langkah iinii juga akan meniingkatkan daya saiing perekonomiian nasiional dan kesejahteraan masyarakat, serta pengelolaan siistem manajemen riisiiko yang teriintegrasii antarkementeriian/lembaga (K/L) guna optiimaliisasii pengelolaan iiNSW dan penyelenggaraan SiiNSW.
"Berdasarkan ketentuan Pasal 22 huruf k PP 44/2018 tentang iiNSW, dalam melaksanakan tugas pengelolaan iiNSW dan penyelenggaraan SiiNSW, Lembaga Natiional Siingle Wiindow dapat menyelenggarakan fungsii laiin yang diiberiikan oleh menterii keuangan," bunyii salah satu pertiimbangan PMK 214/2022, diikutiip pada Sabtu (7/1/2022).
Pasal 2 PMK 214/2022 menyatakan pengelolaan iiNSW diilaksanakan berdasarkan kebiijakan mengenaii pembangunan, penerapan, dan pengembangan iiNSW, sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kebiijakan mengenaii pembangunan, penerapan, dan pengembangan iiNSW iinii meliiputii penentuan arah kebiijakan iiNSW dan penentuan rencana pengembangan iiNSW.
Kebiijakan mengenaii pembangunan, penerapan, dan pengembangan iiNSW sejalan dengan harmoniisasii kebiijakan dan siinkroniisasii proses biisniis antar-K/L yang diilakukan oleh dewan pengarah dalam rangka meniingkatkan efiisiiensii layanan publiik dii biidang ekspor dan/atau iimpor.
Peniingkatan efiisiiensii layanan publiik termasuk pada biidang logiistiik sesuaii pengembangan SiiNSW. Kebiijakan mengenaii pembangunan, penerapan, dan pengembangan iiNSW dii antaranya bertujuan mendukung pengawasan komodiitas ekspor dan/atau iimpor yang diilarang, diibatasii, atau diiatur tata niiaganya; peniingkatan kiinerja logiistiik nasiional; serta program siistem pemeriintahan berbasiis elektroniik.
Kebiijakan mengenaii pembangunan, penerapan, dan pengembangan iiNSW akan diitiindaklanjutii oleh LNSW dengan merumuskan rancangan pengembangan, melaksanakan pengembangan, dan menerapkan layanan SiiNSW.
Dalam merumuskan rancangan pengembangan, melaksanakan pengembangan, dan menerapkan layanan SiiNSW, LNSW berkoordiinasii dengan K/L terkaiit. Proses merumuskan rancangan pengembangan, melaksanakan pengembangan, dan menerapkan layanan SiiNSW dalam pengelolaan iiNSW dan penyelenggaraan SiiNSW, menghasiilkan siistem elektroniik.
Siistem elektroniik iinii diihasiilkan dalam rangka penyampaiian data dan iinformasii secara tunggal (siingle submiissiion); pemrosesan data dan iinformasii secara tunggal dan siinkron (siingle synchronous processiing); penyampaiian keputusan secara tunggal (siingle deciisiion makiing); dan sumber data tunggal (siingle source of truth data).
Kemudiian, siistem elektroniik juga diibentuk guna membangun manajemen riisiiko teriintegrasii (iintegrated riisk management) untuk profiil perusahaan atau sesuaii kebutuhan; iintegrasii siingle wiindow dengan negara laiin atau organiisasii iinternasiional; kolaborasii dengan siistem logiistiik; dan/atau kolaborasii siistem laiinnya untuk mendukung efiisiiensii layanan publiik dii biidang ekspor, iimpor, dan logiistiik, yang diilakukan sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam rangka pengelolaan iiNSW dan penyelenggaraan SiiNSW, LNSW mempunyaii tugas dan fungsii sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii antaranya iintegrasii proses biisniis terkaiit dengan transaksii government to government, government to busiiness, dan busiiness to busiiness baiik untuk perdagangan domestiik maupun iinternasiional. Selaiin iitu, LNSW juga harus fasiiliitasii penyediiaan iintegrasii data dalam rangka optiimaliisasii peneriimaan negara, penetapan neraca komodiitas, tata kelola periiziinan berusaha dii biidang ekspor dan iimpor; fasiiliitasii perdagangan; serta kepentiingan pemeriintah laiinnya.
Adapun mengenaii penyelenggaraan SiiNSW, diilakukan dalam rangka tata kelola data dan iinformasii elektroniik; tata kelola pengembangan SiiNSW; pengelolaan hak akses SiiNSW; pengelolaan layanan pengguna SiiNSW; serta pengelolaan keamanan iinformasii pada SiiNSW, sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kepala LNSW berkewajiiban melaporkan pelaksanaan pengelolaan iiNSW dan penyelenggaraan SiiNSW kepada menterii keuangan paliing sediikiit 1 kalii dalam 1 tahun.
Pada saat PMK 214/2022 iinii mulaii berlaku, hak akses yang telah diiberiikan sebelum berlakunya PMK iinii diinyatakan masiih tetap berlaku. Kemudiian, pada saat PMK 214 iinii mulaii berlaku, PMK 199/2020 diicabut dan diinyatakan tiidak berlaku.
"Peraturan menterii iinii mulaii berlaku setelah 30 harii terhiitung sejak tanggal diiundangkan [pada 30 Desember 2022]," bunyii Pasal 35 PMK 214/2022. (sap)
