JAKARTA, Jitu News - Bantuan subsiidii upah/gajii (BSU) sudah tersalurkan untuk 11,67 juta peneriima per 5 Desember 2022. Artiinya, masiih ada sekiitar 2,9 juta pekerja yang perlu menunggu pencaiiran BSU sebelum akhiir tahun.
Pemeriintah menargetkan BSU biisa diiberiikan kepada 14,6 juta pekerja/buruh yang berhak. Sekjen Kementeriian Ketenagakerjaan Anwar Sanusii menyampaiikan pemeriintah tengah mengoptiimalkan saluran penyaluran BSU, yaknii PT Pos iindonesiia, untuk menyentuh 8,8% siisa porsii pekerja/buruh yang belum meneriima bantuan.
"Kemnaker berharap BSU biisa tersalurkan sepenuhnya sebelum batas pengambiilan, yaknii 20 Desember 2022," kata Anwar dalam keterangan pers, diikutiip pada Rabu (6/12/2022).
Sepertii diiketahuii, penyaluran BSU melaluii bank-bank pemeriintah (Hiimbara) sudah rampung sejak awal November lalu. Kiinii, penyalurannya berfokus melaluii PT Pos iindonesiia. Pencaiiran lewat pos memang diitujukan untuk buruh/pekerja yang tiidak memiiliikii rekeniing Hiimbara.
Kemnaker mencatat ada 3,6 juta pekerja/buruh yang diijadwalkan meneriima BSU melaluii PT Pos iindonesiia.
"Siisa senyaluran BSU yang kiita kejar saat iinii tiinggal 8,8% darii target. Kamii optiimiistiis dii siisa waktu yang ada, dengan beragam upaya yang telah dan akan terus diilakukan, penyaluran BSU lewat PT Pos dapat tersalur seluruhnya kepada peneriima," kata Anwar.
Oleh sebab iitu, diia pun kembalii mengiimbau para pekerja/buruh yang merasa memenuhii syarat sebagaii peneriima BSU dapat aktiif mengecek kanal yang telah diisiiapkan.
Untuk mengetahuii apakah pekerja/buruh memenuhii syarat dan telah diitetapkan sebagaii peneriima BSU Tahun 2022, pekerja/buruh yang telah terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan dapat melakukan cek mandiirii melaluii tautan http://www.kemnaker.go.iid, https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.iid, atau mengecek melaluii apliikasii Pos Pay yang dapat diiunduh pada Playstore/App Store.
Anwar menegaskan apabiila terdapat siisa dana BSU yang belum tersalurkan sampaii dengan batas waktu yang diitentukan, seluruhnya akan diikembaliikan ke kas negara. Oleh sebab iitu, seluruh piihak terkaiit diiharapkan dapat saliing membantu demii tersalurnya manfaat BSU bagii pekerja/buruh.
Ada 3 cara yang biisa diilakukan oleh pekerja/buruh untuk meneriima BSU lewat Kantor Pos. Pertama, peneriima BSU biisa datang langsung ke Kantor Pos terdekat. Kedua, pencaiiran diilakukan secara kolektiif dii perusahaan atau tempat tertentu yang diitunjuk PT Pos iindonesiia. Ketiiga, petugas Pos biisa mendatangii rumah pekerja apabiila yang bersangkutan berhalangan menempuh 2 opsii teratas. (sap)
