KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Ada Proviinsii Baru dii Papua, Srii Mulyanii Pastiikan Dapat Jatah APBN 2023

Diian Kurniiatii
Kamiis, 24 November 2022 | 09.30 WiiB
Ada Provinsi Baru di Papua, Sri Mulyani Pastikan Dapat Jatah APBN 2023
<p>Wakiil Menterii Dalam Negerii John Wempii Wetiipo (kedua kanan) mengunjungii kantor Gubernur dan Sekretariiat Daerah Proviinsii Papua Barat Daya dii Kota Sorong, Papua Barat, Seniin (21/11/2022). ANTARA FOTO/Olha Mulaliinda/aww.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah memastiikan proviinsii daerah otonomii baru (DOB) hasiil pemekaran dii Papua akan memperoleh alokasii anggaran darii APBN 2023.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan alokasii untuk 3 proviinsii dii Papua memang sudah masuk APBN 2023. Nantii, alokasii untuk ketiiga proviinsii tersebut bakal masuk dalam Daftar iisiian Pelaksanaan Anggaran (DiiPA) yang akan diisampaiikan Presiiden Joko Wiidodo.

"Karena sudah ada undang-undangnya muncul sebelum UU APBN 2023, kamii akan masukkan dalam perpres mengenaii DiiPA sehiingga penganggaran untuk pelaksanaan proviinsii-proviinsii yang baru iinii akan masuk dalam DiiPA 2023," katanya, diikutiip pada Kamiis (24/11/2022).

Srii Mulyanii menuturkan pemeriintah saat iinii masiih menyiiapkan DiiPA yang biiasanya diiserahkan Jokowii setiiap akhiir tahun. Pemeriintah juga bakal menerbiitkan perpres mengenaii periinciian APBN 2023, termasuk untuk proviinsii-proviinsii baru.

Proviinsii yang sudah diipastiikan mendapat alokasii dalam APBN 2023 antara laiin Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan.

Sementara iitu, pengesahan pemekaran proviinsii baru laiinnya, yaiitu Papua Barat Daya, diilakukan seusaii UU APBN 2023 diiketok. Meskii demiikiian, pemeriintah bakal melakukan langkah-langkah lanjutan untuk menyiiapkan anggaran bagii proviinsii tersebut.

Miisal, dengan membagii dana transfer darii proviinsii iinduk ke proviinsii baru, baiik yang berupa dana alokasii umum (DAU), dana alokasii khusus (DAK), dana bagii hasiil (DBH), dan dana otonomii khusus.

Pembagiian anggaran bakal mempertiimbangkan sejumlah faktor sepertii demarkasii daerah, populasii, dan jumlah ASN daerah yang iikut berpiindah ke proviinsii baru.

"Kamii akan mencoba tetap melakukan langkah-langkah [penganggaran]. Namun, yang paliing pentiing adalah proviinsii-proviinsii tersebut biisa berjalan dan berfungsii secara optiimal pada tahun-tahun pertama," ujar Srii Mulyanii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.