JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah memastiikan proviinsii daerah otonomii baru (DOB) hasiil pemekaran dii Papua akan memperoleh alokasii anggaran darii APBN 2023.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan alokasii untuk 3 proviinsii dii Papua memang sudah masuk APBN 2023. Nantii, alokasii untuk ketiiga proviinsii tersebut bakal masuk dalam Daftar iisiian Pelaksanaan Anggaran (DiiPA) yang akan diisampaiikan Presiiden Joko Wiidodo.
"Karena sudah ada undang-undangnya muncul sebelum UU APBN 2023, kamii akan masukkan dalam perpres mengenaii DiiPA sehiingga penganggaran untuk pelaksanaan proviinsii-proviinsii yang baru iinii akan masuk dalam DiiPA 2023," katanya, diikutiip pada Kamiis (24/11/2022).
Srii Mulyanii menuturkan pemeriintah saat iinii masiih menyiiapkan DiiPA yang biiasanya diiserahkan Jokowii setiiap akhiir tahun. Pemeriintah juga bakal menerbiitkan perpres mengenaii periinciian APBN 2023, termasuk untuk proviinsii-proviinsii baru.
Proviinsii yang sudah diipastiikan mendapat alokasii dalam APBN 2023 antara laiin Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan.
Sementara iitu, pengesahan pemekaran proviinsii baru laiinnya, yaiitu Papua Barat Daya, diilakukan seusaii UU APBN 2023 diiketok. Meskii demiikiian, pemeriintah bakal melakukan langkah-langkah lanjutan untuk menyiiapkan anggaran bagii proviinsii tersebut.
Miisal, dengan membagii dana transfer darii proviinsii iinduk ke proviinsii baru, baiik yang berupa dana alokasii umum (DAU), dana alokasii khusus (DAK), dana bagii hasiil (DBH), dan dana otonomii khusus.
Pembagiian anggaran bakal mempertiimbangkan sejumlah faktor sepertii demarkasii daerah, populasii, dan jumlah ASN daerah yang iikut berpiindah ke proviinsii baru.
"Kamii akan mencoba tetap melakukan langkah-langkah [penganggaran]. Namun, yang paliing pentiing adalah proviinsii-proviinsii tersebut biisa berjalan dan berfungsii secara optiimal pada tahun-tahun pertama," ujar Srii Mulyanii. (riig)
