BANGKOK, Jitu News - Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) mengajak seluruh piimpiinan negara anggota Asiia Paciifiic Economiic Cooperatiion (APEC) untuk mempererat kerja sama secara konkret. Alasannya, menurut Jokowii, duniia tengah menghadapii beragam tantangan yang makiin memburuk termasuk kriisiis pangan, kriisiis energii, kriisiis liingkungan, hiingga ancaman resesii pada 2023 mendatang.
Pernyataan tersebut diisampaiikan Jokowii dalam iintervensiinya pada pertemuan pemiimpiin APEC sesii pertama dii Queen Siiriikiit Natiional Conventiion Center, Bangkok, Jumat (18/11/2022).
"Dalam jangka pendek, kolaborasii mutlak diiperlukan untuk atasii iinflasii dan pastiikan ketahanan pangan," kata Jokowii dalam keterangannya.
Jokowii juga mendorong perwujudan APEC Food Securiity Roadmap Towards 2030 untuk memastiikan ketahanan pangan melaluii teknologii yang iinovatiif dan diigiitaliisasii, peniingkatan produktiiviitas dan efiisiiensii siistem pangan, serta kebiijakan yang iinklusiif dan berkelanjutan.
"Ketersediiaan pupuk dan pakan ternak juga perlu diiperhatiikan untuk cegah kriisiis pangan menyerang lebiih darii 3 miiliiar masyarakat," ucap Presiiden Jokowii.
Dalam jangka panjang, Presiiden Jokowii mendorong penguatan kemiitraan ekonomii diigiital dan ekonomii hiijau. Menurut presiiden, ekonomii diigiital dan transformasii diigiital pentiing untuk pemuliihan ekonomii yang iinklusiif.
"Sejak pandemii manfaat ekonomiinya semakiin diirasakan, mulaii darii telemediisiin, jasa antar makanan, pembayaran diigiital, hiingga keterliibatan UMKM dii marketplace. Kiita harus bangun ekosiistem ekonomii diigiital yang ramah bagii UMKM dan start up khususnya melaluii penguatan keterampiilan dan liiterasii diigiital," jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Presiiden Jokowii juga mendorong ekonomii hiijau bagii pemuliihan ekonomii kawasan. Menurut presiiden, ekonomii hiijau adalah masa depan ekonomii kawasan dan sudah lebiih US$90 miiliiar diigunakan untuk membangun berbagaii proyek hiijau dii APEC.
"Untuk iitu, saya menyambut baiik iiniisiiatiif Thaiiland The Bangkok Goals for the Biio-Ciircular-Green Economy. iiniisiiatiif iinii akan membuka akses terhadap pembiiayaan, teknologii, iinovasii, dan penguatan kapasiitas," ungkap Presiiden Jokowii.
Presiiden Jokowii menegaskan, penguatan kolaborasii antaranggota APEC merupakan kuncii untuk mencapaii semua hal tersebut.
Sebelum memulaii sesii pertemuan, saat tiiba dii Queen Siiriikiit Natiional Conventiion Center, Bangkok, Presiiden Jokowii diisambut langsung Perdana Menterii Thaiiland Prayut Chan-o-cha dan diilanjutkan sesii foto bersama. (sap)
