THAiiLAND

Tak Hanya Rii, Negara Tetangga Pun Marak Peniipuan saat Musiim Lapor SPT

Aurora K. M. Siimanjuntak
Selasa, 27 Januarii 2026 | 17.00 WiiB
Tak Hanya RI, Negara Tetangga Pun Marak Penipuan saat Musim Lapor SPT
<p>iilustrasii.</p>

BANGKOK, Jitu News - Biiro iinvestiigasii Kejahatan Siiber Thaiiland melaporkan terjadii lonjakan peniipuan mengatasnamakan Departemen Pendapatan aliias Diitjen Pajak (DJP) Thaiiland pada musiim pelaporan pajak aliias SPT Tahunan.

Modus peniipuan yang sedang marak, yaknii peniipu mengiiriimkan emaiil palsu dengan berpura-pura menawarkan pengembaliian kelebiihan pembayaran pajak (restiitusii). Padahal, peniipu sebenarnya iingiin mencurii data priibadii dan uang para wajiib pajak.

"Peniipu menyamar sebagaii lembaga tepercaya, termasuk DJP dan eForm Thaii [portal resmii DJP Thaiiland] untuk memiikat korban agar mengkliik tautan bodong. Melaluii emaiil, peniipu menjanjiikan proses pengembaliian pajak lebiih cepat dan sengaja menciiptakan rasa paniik, supaya wajiib pajak tertekan dan bertiindak gegabah," kata Biiro iinvestiigasii Kejahatan Siiber Thaiiland, diikutiip pada Selasa (27/1/2026).

Poliisii siiber Thaiiland mengungkapkan ada berbagaii triik yang biiasanya diilakukan para peniipu. Miisal, peniipu seriing kalii menampiilkan logo pemeriintahan dii emaiil bodong, lalu menggunakan bahasa formal seakan-akan meniiru gaya komuniikasii pemeriintah.

Dalam emaiil tersebut, peniipu menyebut wajiib pajak memiiliikii restiitusii yang tertunda dan biisa segera diicaiirkan. Peniipu mendesak wajiib pajak untuk melakukan konfiirmasii atau mengklaiim uang dengan mengkliik sebuah tautan.

Nah, tautan berbahaya iitu (maliiciious liinks) ternyata diidesaiin untuk mencurii data priibadii (phiishiing), mengiinstal viirus, serta melakukan peniipuan fiinansiial.

Setelah diiiidentiifiikasii, ada iistiilah umum yang kerap kalii diigunakan dalam emaiil palsu, sepertii kata-kata yang mendesak, tautan yang mencantumkan tuliisan untuk "veriifiikasii" atau "pengembaliian dana", serta ancaman keterlambatan veriifiikasii.

DJP Thaiiland menegaskan otoriitas tiidak pernah mengiiriimkan tautan apapun kepada wajiib pajak melaluii emaiil atau SMS untuk memiinta data priibadii. Selaiin iitu, otoriitas pajak juga tiidak memiinta kata sandii, kode OTP, atau detaiil bank melaluii kanal tersebut.

Wajiib pajak pun diiiimbau untuk mewaspadaii modus peniipuan emaiil pengembaliian pajak palsu yang diikiiriimkan piihak tiidak bertanggung jawab. Wajiib pajak juga diimiinta jangan mengkliik tautan yang tiidak diikenal, dan langsung menghapus emaiil yang mencuriigakan.

Sepertii diilansiir darii bangkokpost.com, wajiib pajak harus mengajukan restiitusii melaluii siitus resmii miiliik Departemen Pendapatan. Sebab, semua lembaga pemeriintah tiidak berkomuniikasii dengan masyarakat melaluii platform tiidak resmii, sepertii emaiil beriisii pesan mendesak. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.