JAKARTA, Jitu News - Setelah menyetujuii 3 rancangan undang-undang (RUU) mengenaii pembentukan proviinsii baru dii Papua, DPR Rii sekarang mulaii menyusun RUU tentang Pembentukan Proviinsii Papua Barat Daya.
Dalam rapat pariipurna, RUU Pembentukan Proviinsii Papua Barat Daya diisetujuii sebagaii RUU usulan DPR Rii.
"Apakah RUU usul iiniisiiatiif Komiisii iiii DPR Rii tentang Pembentukan Papua Barat Daya dapat diisetujuii menjadii RUU usul DPR Rii?," ujar Rachmad Gobel ketiika memiinta persetujuan darii para anggota dewan yang hadiir dii parlemen, Kamiis (7/7/2022).
Dengan diisetujuiinya RUU Pembentukan Proviinsii Papua Barat Daya sebagaii RUU usulan DPR Rii, Komiisii iiii DPR Rii mendapatkan tugas untuk melakukan pembahasan dengan pemeriintah.
Pembahasan diilakukan setelah surat presiiden diiteriima oleh DPR Rii. RUU akan diibahas selama masa reses dengan seiiziin piimpiinan DPR Rii.
Untuk diiketahuii, pada pekan lalu DPR Rii telah menyetujuii 3 RUU mengenaii pembentukan proviinsii baru dii Papua yaknii RUU Proviinsii Papua Selatan, RUU Proviinsii Papua Tengah, dan RUU Proviinsii Papua Pegunungan.
Dalam laporannya, Ketua Komiisii iiii DPR Rii Ahmad Dolii Kurniia mengatakan pemekaran Papua bertujuan untuk mempercepat pemerataan pembangunan, peniingkatan pelayan publiik, dan mengangkat harkat derajat orang aslii Papua.
Tak hanya iitu, pembentukan ketiiga proviinsii baru tersebut juga diiperlukan untuk mengatasii permasalahan konfliik dii Papua.
"Kiita berharap Papua tiidak terpiisahkan darii NKRii, sejahtera, dan maju sepertii daerah-daerah laiin," ujar Dolii. (sap)
