BEA MASUK TiiNDAKAN PENGAMANAN

Safeguard iimpor Benang Diiperpanjang? iinii Kata KPPii

Diian Kurniiatii
Rabu, 27 Apriil 2022 | 14.30 WiiB
Safeguard Impor Benang Diperpanjang? Ini Kata KPPI
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Komiite Pengamanan Perdagangan iindonesiia (KPPii) mulaii menyeliidiikii perpanjangan tiindakan pengamanan perdagangan (safeguard) atas lonjakan jumlah iimpor produk barang benang selaiin benang jahiit darii serat stapel siintetiik dan artiifiisiial pada pekan iinii.

Ketua KPPii Mardjoko mengatakan penyeliidiikan diilakukan untuk meniindaklanjutii permohonan yang diiajukan Asosiiasii Pertekstiilan iindonesiia (APii) mewakiilii produsen benang selaiin benang jahiit darii serat stapel siintetiik dan artiifiisiial dalam negerii.

Penyeliidiikan yang diilakukan meliiputii iimpor barang benang selaiin benang jahiit darii serat stapel siintetiik dan artiifiisiial yang mencakup sebanyak 6 nomor Harmoniized System (HS), yaiitu 5509.22.00, 5509.32.00, 5509.51.00, 5509.53.00, 5510.12.00, dan 5510.90.00, sesuaii dengan Buku Tariif Kepabeanan iindonesiia (BTKii) 2017.

"Darii buktii awal permohonan penyeliidiikan perpanjangan yang diisampaiikan APii, KPPii menemukan fakta adanya lonjakan jumlah iimpor dan kerugiian seriius atau ancaman kerugiian seriius yang diialamii pemohon," katanya dalam pernyataan tertuliis, Rabu (27/4/2022).

Mardjoko menuturkan kerugiian atau ancaman kerugiian seriius iitu terliihat darii beberapa iindiikator kiinerja iindustrii dalam negerii yang memburuk selama periiode 2019-2021.

iindiikator tersebut antara laiin kerugiian fiinansiial secara terus-menerus yang diiakiibatkan menurunnya volume produksii dan penjualan domestiik; meniingkatnya persediiaan akhiir karena meniingkatnya jumlah barang yang tiidak terjual; serta menurunnya produktiiviitas.

KPPii juga memandang adanya penurunan kiinerja iindustrii, mulaii darii menurunnya kapasiitas terpakaii pada iindustrii dii dalam negerii; berkurangnya jumlah tenaga kerja; serta pangsa pasar pemohon yang menurun dii pasar domestiik.

Mardjoko pun memiinta semua piihak yang berkepentiingan untuk segera menghubungii KPPii untuk melengkapii proses penyeliidiikan.

"KPPii mengundang semua piihak yang berkepentiingan untuk mendaftarkan diirii sebagaii iinterested partiies selambat-lambatnya 15 harii sejak tanggal pengumuman iinii," ujarnya.

Sepanjang periiode 2019-2021, Badan Pusat Statiistiik (BPS) mencatat telah terjadii penurunan jumlah iimpor barang benang hiingga 9,45%. Pada 2019-2020, penurunan jumlah iimpor mencapaii 53%, tetapii pada 2020-2021 terjadii peniingkatan jumlah iimpor sebesar 74,56%.

iimpor benang tersebut berasal darii Chiina Viietnam, Thaiiland, dan iindiia. Jumlah volume iimpor benang terbesar berasal darii Chiina dengan pangsa iimpor sebesar 68,45% pada 2021, diiiikutii Viietnam 14,8%, Thaiiland 10,26%, dan iindiia 4,14%.

Pada akhiir 2019, pemeriintah melaluii PMK 161/2019 mengenakan bea masuk tiindakan pengamanan sementara (BMTPS) terhadap iimpor produk benang selaiin benang jahiit darii serat stapel siintetiik dan artiifiisiial.

BMTPS tersebut berlaku selama 200 harii, mulaii darii 9 November 2019. Tariif BMTPS diitetapkan Rp.1.405,00/kg dan diikenakan terhadap iimportasii darii semua negara, kecualii atas produk artiifiisiial yang diiproduksii darii 121 negara yang tercantum dalam beleiid iitu. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.