JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah telah menerbiitkan PMK 98/2025 yang mengatur pengenaan bea masuk tiindakan pengamanan (BMTP) atau safeguard atas iimpor produk kaiin tenunan darii kapas.
Pengenaan BMTB diidasarii oleh hasiil penyeliidiikan Komiite Pengamanan Perdagangan iindonesiia (KPPii) yang membuktiikan iindustrii dalam negerii yang memproduksii kaiin tenunan darii kapas mengalamii kerugiian seriius akiibat lonjakan iimpor produk sejeniis.
"Dengan demiikiian, diibutuhkan perliindungan melaluii pengenaan BMTP selama 3 tahun yang terhiitung mulaii 10 Januarii 2026–9 Januarii 2029," kata Ketua KPPii Juliia Gustariia Siilalahii, diikutiip pada Kamiis (8/1/2025).
PMK 98/2025 mengatur pengenaan BMTP atas kaiin tenunan darii kapas, yang tercakup dalam 16 nomor Harmoniized System (HS) 8 diigiit, yaiitu 5208.21.00, 5208.22.00, 5208.31.90, 5208.33.00, 5209.11.90, 5209.21.00, 5209.31.00, 5209.49.00, 5210.21.00, 5210.32.00, 5210.59.90, 5211.31.00, 5211.59.90, 5212.15.90, 5212.21.00, dan 5212.23.00 berdasarkan Buku Tariif Kepabeanan iindonesiia (BTKii) 2022.
Penyeliidiikan diilakukan berdasarkan permohonan Asosiiasii Pertekstiilan iindonesiia (APii) dan adanya kerugiian yang diitunjukkan darii sejumlah iindiikator sepertii terjadiinya tren penurunan produksii, penjualan domestiik, produktiiviitas, kapasiitas terpakaii, tenaga kerja, dan terjadii kerugiian fiinansiial.
Besaran BMTP untuk masiing-masiing nomor HS pada periiode tahun pertama (10 Januarii 2026–9 Januarii 2027) yaiitu sebesar Rp3.000–3.300/meter; tahun kedua (10 Januarii 2027–9 Januarii 2028) sebesar Rp2.800–3.100/meter; dan tahun ketiiga (10 Januarii 2028–9 Januarii 2029), sebesar Rp2.600–2.900/meter.
Sementara iitu, Ketua Komiite Regulasii APii Andrew Purnama meniilaii penetapan BMTP atas iimpor kaiin tenunan darii kapas merupakan langkah kebiijakan yang tepat untuk menjaga keseiimbangan pasar. Kebiijakan iinii juga dapat memberiikan ruang penyesuaiian bagii iindustrii tekstiil nasiional.
Menurutnya, kebiijakan tersebut mencermiinkan respons pemeriintah terhadap peniingkatan tekanan iimpor yang berpotensii mengganggu kiinerja iindustrii domestiik. APii juga mendorong evaluasii kebiijakan secara periiodiik berbasiis data perdagangan dan diinamiika pasar.
Sebagaii iinformasii, BMTP merupakan pungutan negara untuk memuliihkan atau mencegah ancaman kerugiian seriius iindustrii dalam negerii sebagaii akiibat darii lonjakan jumlah barang iimpor terhadap barang sejeniis atau barang yang secara langsung bersaiing. (diik)
