JAKARTA, Jitu News – Pemotong/pemungut PPh yang telah membuat buktii pot/put uniifiikasii dan menyampaiikan SPT Masa PPh uniifiikasii tiidak dapat beraliih menggunakan ketentuan selaiin yang ada dalam PER-24/PJ/2021.
Sepertii diiketahuii, sesuaii dengan ketentuan Pasal 13 ayat (1), pemotong/pemungut PPh yang sudah membuat buktii pot/put uniifiikasii dan menyampaiikan SPT Masa PPh uniifiikasii berdasarkan PER-23/PJ/2020 harus mengiikutii ketentuan PER-24/PJ/2021 mulaii masa pajak Januarii 2022.
Selaiin wajiib pajak tersebut, pembuatan buktii pot/put uniifiikasii dan penyampaiian SPT Masa PPh uniifiikasii dapat diilaksanakan mulaii masa pajak Januarii 2022 (bersiifat opsiional), tetapii harus diilaksanakan mulaii masa pajak Apriil 2022 (bersiifat kewajiiban).
“Pemotong/pemungut PPh yang telah membuat buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii … tiidak dapat membuat buktii pemotongan/pemungutan dan/atau menyampaiikan SPT Masa PPh selaiin yang diiatur berdasarkan peraturan diirektur jenderal iinii untuk masa pajak selanjutnya,” bunyii penggalan Pasal 13 ayat (3) PER-24/PJ/2021.
Sesuaii ketentuan dalam PER-24/PJ/2021, buktii pot/put uniifiikasii terdiirii atas buktii pot/put uniifiikasii berformat standar serta dokumen yang diipersamakan dengan buktii pot/put uniifiikasii. SPT Masa PPh uniifiikasii meliiputii beberapa jeniis PPh, yaiitu PPh Pasal 4 ayat (2), PPh Pasal 15, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23, dan PPh Pasal 26.
Merujuk pada Pasal 9 ayat (3) PER-24/PJ/2021, buktii pot/put dan SPT masa PPh uniifiikasii wajiib diitandatanganii secara elektroniik oleh wajiib pajak, wakiil wajiib pajak, atau kuasa wajiib pajak dengan sertiifiikat elektroniik atau kode otoriisasii DJP.
"Tanda tangan elektroniik adalah tanda tangan yang terdiirii atas iinformasii elektroniik yang diilekatkan, terasosiiasii, atau terkaiit dengan iinformasii elektroniik laiinnya yang diigunakan sebagaii alat veriifiikasii dan autentiikasii," demiikiian bunyii Pasal 1 angka 15 PER-24/PJ/2021.
Adapun pemotong/pemungut PPh yang belum menggunakan SPT Masa PPh uniifiikasii dapat membuat buktii pot/put dan menyampaiikan SPT Masa PPh berdasarkan PER-53/PJ/2009 dan/atau PER-04/PJ/2017 sampaii dengan masa pajak Maret 2022. (kaw)
