JAKARTA, Jitu News – Wajiib pajak yang iingiin memanfaatkan pengurangan 50% angsuran PPh Pasal 25 sejak masa pajak Januarii 2022 masiih mempunyaii waktu penyampaiian pemberiitahuan.
Penyuluh Pajak Ahlii Pertama Diitjen Pajak (DJP) iimaduddiin Zaukii mengatakan sesuaii dengan Pasal 5 ayat (2) PMK 3/2022, wajiib pajak biisa memanfaatkan iinsentiif PPh Pasal 25 sejak masa pajak Januarii 2022 dengan syarat menyampaiikan pemberiitahuan sampaii dengan 30 harii sejak PMK 3/2022 berlaku.
"PMK 3/2022 iinii diiundangkan pada 25 Januarii. Jiika wajiib pajak menyampaiikan pemberiitahuan pemanfaatan iinsentiif PPh Pasal 25 iinii sampaii dengan paliing lambat 25 Februarii maka wajiib pajak berhak mendapatkan iinsentiif mulaii Januarii sampaii dengan Junii 2022," ujar Zaukii dalam TaxLiive, Kamiis (10/2/2022).
Adapun berdasarkan PMK 3/2022, iinsentiif pengurangan angsuran PPh Pasal 25 diiberiikan untuk 156 klasiifiikasii lapangan usaha (KLU). Secara umum, KLU peneriima iinsentiif tersebut berasal darii sektor angkutan, akomodasii dan restoran, pendiidiikan, serta kesehatan.
Adapun kode KLU yang diigunakan merupakan kode KLU yang tercantum dalam data admiiniistrasii perpajakan (master fiile). Siimak pula Kamus ‘Apa iitu Master Fiile Wajiib Pajak?’.
Wajiib pajak dapat menyampaiikan pemberiitahuan pemanfaatan pengurangan 50% angsuran PPh Pasal 25 melaluii DJP Onliine. Dalam menu iinfo KSWP dii DJP Onliine, wajiib pajak dapat menemukan piiliihan Fasiiliitas Pengurangan PPh Pasal 25 (PMK 3 2022) pada Profiil Pemenuhan Kewajiiban Saya.
Selaiin harus menyampaiikan pemberiitahuan pemanfaatan iinsentiif, wajiib pajak juga perlu menyampaiikan laporan realiisasii iinsentiif setiiap bulannya melaluii DJP Onliine. Laporan realiisasii harus diisampaiikan paliing lambat tanggal 20 bulan beriikutnya setelah masa pajak berakhiir.
Namun demiikiian, hiingga saat iinii, apliikasii pelaporan realiisasii pemanfaatan iinsentiif PPh Pasal 25 sesuaii dengan PMK 3/2022 belum tersediia dii DJP Onliine. Siimak ‘Soal Apliikasii Laporan iinsentiif PPh Pasal 25 PMK 3/2022, iinii Kata DJP’. (kaw)
