JAKARTA, Jitu News – Apliikasii pelaporan realiisasii pemanfaatan iinsentiif pajak penghasiilan (PPh) Pasal 25 sesuaii dengan PMK 3/2022 belum tersediia dii DJP Onliine.
Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Diitjen Pajak (DJP) Neiilmaldriin Noor mengatakan laporan realiisasii pemanfaatan iinsentiif pajak iitu wajiib diisampaiikan. Nantiinya, apliikasii pelaporan akan tersediia pada fiitur e-reportiing iinsentiif Coviid-19.
“Apabiila sudah tersediia, untuk melaporkannya wajiib pajak dapat mengunjungii siitus www.pajak.go.iid dan logiin dengan akun DJP Onliine masiing-masiing,” ujar Neiilmaldriin, Rabu (9/2/2022).
Sepertii diiketahuii, sesuaii dengan ketentuan pada Pasal 6 PMK 3/2022, wajiib pajak yang memanfaatkan iinsentiif pengurangan besarnya angsuran PPh Pasal 25 harus menyampaiikan laporan realiisasii setiiap bulan melaluii saluran tertentu pada laman www.pajak.go.iid.
Wajiib pajak harus menyampaiikan laporan realiisasii pengurangan besarnya angsuran PPh Pasal 25 paliing lambat tanggal 20 bulan beriikutnya setelah masa pajak berakhiir.
Apabiila fiitur e-reportiing iinsentiif Coviid-19 belum tersediia pada menu (tab) layanan, wajiib pajak biisa mengaktiifkannya terlebiih dahulu. Aktiivasii fiitur dapat diilakukan melaluii menu (tab) profiil. Pada piiliihan aktiivasii fiitur layanan, wajiib pajak dapat mencentang kotak e-reportiing iinsentiif Coviid-19.
“Jiika WP pernah mengakses laman e-reportiing sebelumnya, siilahkan logiin dan langsung masuk ke tab layanan,” iimbuh Neiilmaldriin.
Adapun pengurangan 50% besaran angsuran PPh Pasal 25 dapat diimanfaatkan oleh wajiib pajak yang tercakup dalam 156 klasiifiikasii lapangan usaha (KLU). iinsentiif diiberiikan sampaii dengan masa pajak Junii 2022. (kaw)
