PEMULiiHAN EKONOMii NASiiONAL

Srii Mulyanii Sorotii Dana Siimpanan Pemda dii Bank yang Masiih Tiinggii

Diian Kurniiatii
Kamiis, 20 Januarii 2022 | 10.00 WiiB
Sri Mulyani Soroti Dana Simpanan Pemda di Bank yang Masih Tinggi
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengiikutii rapat kerja dengan Komiisii Xii DPR dii Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/1/2022). Rapat kerja tersebut terkaiit evaluasii APBN tahun 2021 dan Pemuliihan Ekonomii Nasiional (PEN) 2021 serta rencana PEN 2022. ANTARA FOTO/Galiih Pradiipta/rwa.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan mencatat dana siimpanan pemeriintah daerah dii perbankan pada Desember 2021 mencapaii Rp113,38 triiliiun, naiik 21% diibandiingkan dengan periiode yang sama tahun sebelumnya.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan tiinggiinya dana siimpanan pemeriintah daerah (pemda) dii bank sangatlah diisayangkan. Sebab, hal iitu menunjukkan belanja daerah masiih belum dapat diiserap secara optiimal.

"Ketiika pusat dengan syok besar iingiin ngegas countercycliical, daerah yang memegang peranan hampiir sepertiiga darii belanja kamii bahkan tiidak mengakselerasii countercycliical. Dampaknya ke ekonomii jauh lebiih keciil darii yang kamii bayangkan," katanya, diikutiip pada Kamiis (20/1/2022).

Dalam rapat kerja bersama Komiisii Xii, Srii Mulyanii menyebut dana pemda dii bank pada Desember 2021 sebenarnya turun 44% darii posiisii bulan sebelumnya seniilaii Rp203,95 triiliiun. Namun, saldo pada Desember 2021 tersebut menjadii yang tertiinggii dalam 3 tahun terakhiir.

Jiika diiliihat berdasarkan wiilayah, nomiinal dana dii bank yang tertiinggii berada dii Jawa Tiimur seniilaii Rp16,99 triiliiun. Sementara iitu, siimpanan dana dii bank yang terendah terjadii dii Sulawesii Barat seniilaii Rp331,18 miiliiar.

Menurut Srii Mulyanii, pemda harus terus mengoptiimalkan serapan belanja agar dampaknya pada pemuliihan ekonomii daerah makiin kuat. Apalagii, dana transfer ke daerah dan dana desa juga naiik 3% pada tahun lalu.

Dii siisii laiin, iia berharap iimplementasii UU Harmoniisasii Keuangan Pemeriintah Pusat dan Pemeriintah Daerah (HKPD) dapat mendorong percepatan mengakselerasii belanja antara pemeriintah pusat dan daerah.

"Kamii harapkan dengan UU HKPD yang baru, siinkroniisasii akan lebiih cepat," ujar Srii Mulyanii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.