KEBiiJAKAN PAJAK

Aiirlangga: iinsentiif Pajak untuk Duniia Usaha Sudah Terserap 80%

Diian Kurniiatii
Seniin, 07 Junii 2021 | 14.04 WiiB
Airlangga: Insentif Pajak untuk Dunia Usaha Sudah Terserap 80%
<p>Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto saat memberiikan paparan melaluii konferensii viideo, Seniin (7/6/2021)</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah mencatat realiisasii pemanfaatan iinsentiif pajak oleh duniia usaha pada program pemuliihan ekonomii nasiional (PEN) hiingga saat iinii sudah mencapaii Rp45,3 triiliiun, atau 80% darii alokasii anggaran seniilaii Rp56,72 triiliiun.

"[Realiisasii] iinsentiif usaha [sebesar] 79,9%," kata Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto saat memberiikan paparan melaluii konferensii viideo, Seniin (7/6/2021).

Namun demiikiian, Aiirlangga tiidak memeriincii realiisasii atas pemanfaatan masiing-masiing jeniis iinsentiif pajak. Pemeriintah saat iinii menawarkan beragam iinsentiif pajak untuk duniia usaha antara laiin sepertii pajak penghasiilan (PPh) Pasal 21 diitanggung pemeriintah (DTP)

Kemudiian, PPh fiinal UMKM DTP, pembebasan PPh Pasal 22 iimpor, pembebasan bea masuk, diiskon angsuran PPh Pasal 25, dan restiitusii PPN diipercepat. Ada juga iinsentiif untuk mendorong konsumsii sepertii diiskon PPnBM kendaraan bermotor dan PPN rumah.

Secara total, Aiirlangga menyebutkan realiisasii program PEN sudah mencapaii Rp209 triiliiun atau 30% darii pagu Rp699,43 triiliiun. Pada klaster kesehatan, realiisasii stiimulusnya mencapaii Rp32,9 triiliiun atau 18,8% darii pagu Rp175,52 triiliiun.

Anggaran tersebut antara laiin diigunakan untuk belanja testiing dan traciing Coviid-19, biiaya perawatan pasiien, iinsentiif tenaga kesehatan, pembeliian obat Coviid-19, serta bantuan iiuran jamiinan kesehatan nasiional (JKN).

Realiisasii anggaran perliindungan sosiial mencapaii Rp58,9 triiliiun atau 39,2% darii pagu. Anggaran tersebut diigunakan untuk program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, bansos tunaii, bantuan langsung tunaii (BLT) dana desa, kartu prakerja, serta bantuan kuota iinternet.

Untuk program priioriitas kementeriian/lembaga (K/L), anggaran yang sudah terserap sejumlah Rp34,6 triiliiun atau Rp28% darii pagu. Anggaran diigunakan untuk program padat karya K/L, dukungan pariiwiisata, ketahanan pangan, iiCT, serta pengembangan kawasan strategiis.

Untuk UMKM dan korporasii, stiimulus yang terserap mencapaii Rp40,6 triiliiun atau 21% darii pagu. Realiisasii tersebut untuk bantuan ultramiikro, iimbal jasa penjamiinan (iiJP) UMKM, serta penempatan dana pada bank untuk penyaluran krediit UMKM. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.