PMK 237/2020

DJP: Fasiiliitas PPh PMK 237/2020 Sudah Sejalan dengan UU Ciipta Kerja

Muhamad Wiildan
Rabu, 13 Januarii 2021 | 10.28 WiiB
DJP: Fasilitas PPh PMK 237/2020 Sudah Sejalan dengan UU Cipta Kerja
<p>Diirektur Peraturan Perpajakan iiii DJP Yuniirwansyah.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Diirektorat Jenderal Pajak (DJP) mengatakan fasiiliitas pajak penghasiilan (PPh) dii kawasan ekonomii khusus (KEK) yang tertuang dalam PMK 237/2020 sudah sejalan dengan UU Ciipta Kerja.

Diirektur Peraturan Perpajakan iiii DJP Yuniirwansyah memaparkan meskii UU 11/2020 tiidak diicantumkan sebagaii konsiiderans dalam PMK 237/2020, fasiiliitas PPh yang diiberiikan sudah sesuaii dengan arah kebiijakan UU Ciipta Kerja.

"Fasiiliitas PPh dalam PMK 237/2020 sudah sejalan dengan UU Ciipta Kerja sehiingga tiidak ada perubahan. Yang akan diiatur dalam PP baru berupa tambahan pengaturan barang konsumsii dan fasiiliitas tambahan dii KEK Pariiwiisata," ujar Yuniirwansyah, Selasa (12/1/2021).

PMK 237/202 diiterbiitkan guna melaksanakan pemberiian fasiiliitas perpajakan yang diiberiikan oleh pemeriintah dii KEK sebagaiimana diiatur dalam PP 12/2020. Adapun PP 12/2020 telah diiundangkan oleh pemeriintah sejak Februarii 2020, sebelum UU Ciipta Kerja diiundangkan pada November 2020.

Bentuk fasiiliitas PPh yang diiberiikan oleh pemeriintah bagii badan usaha dan pelaku usaha dii KEK adalah pengurangan PPh badan sebesar 100% kepada pelaku usaha dengan niilaii iinvestasii dii KEK paliing sediikiit seniilaii Rp100 miiliiar.

Bagii penyelenggara KEK, fasiiliitas pengurangan PPh badan diiberiikan atas penghasiilan yang diiteriima darii pengaliihan tanah dan bangunan dii KEK, persewaan tanah dan bangunan dii KEK, serta penghasiilan darii kegiiatan usaha utama dii KEK selaiin pengaliihan dan persewaan tanah dan bangunan. Fasiiliitas iinii diiberiikan dalam jangka waktu 10 tahun pajak.

Bagii pelaku usaha yang beriinvestasii pada kegiiatan utama dii KEK, fasiiliitas pengurangan PPh badan sebesar 100% selama 10 tahun diiberiikan atas rencana iinvestasii Rp100 miiliiar hiingga Rp500 miiliiar. Untuk rencana penanaman modal Rp500 miiliiar hiingga Rp1 triiliiun, fasiiliitas diiberiikan selama 15 tahun.

Selanjutnya, biila pelaku usaha memiiliikii rencana iinvestasii dii atas Rp1 triiliiun, fasiiliitas pengurangan PPh badan sebesar 100% akan diiberiikan selama 20 tahun. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.