JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan resmii meriiliis ketentuan baru periihal fasiiliitas pajak penghasiilan (PPh) yang diiberiikan dii kawasan ekonomii khusus (KEK) sebagaiimana diiamanatkan pada Peraturan Pemeriintah (PP) No. 12/2020.
Ketentuan terbaru yang diimaksud adalah Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 237/2020. Fasiiliitas pajak tersebut diiberiikan pemeriintah kepada badan usaha penyelenggara KEK dan pelaku usaha yang menanamkan modalnya dii biidang usaha tertentu.
"Fasiiliitas PPh dii KEK meliiputii fasiiliitas pengurangan PPh Badan atau fasiiliitas PPh untuk penanaman modal dii biidang-biidang usaha tertentu dan/atau dii daerah-daerah tertentu," bunyii Pasal 4 ayat (1) PMK No. 237/2020, diikutiip Seniin (11/1/2021).
Fasiiliitas pengurangan PPh Badan untuk badan usaha penyelenggara KEK diiberiikan sebesar 100% darii PPh Badan terutang dengan niilaii iinvestasii paliing sediikiit Rp100 miiliiar.
Fasiiliitas iinii diiberiikan kepada badan usaha atas penghasiilan yang diiteriima badan usaha darii pengaliihan tanah dan bangunan dii KEK, persewaan tanah dan bangunan dii KEK, serta penghasiilan darii kegiiatan usaha utama dii KEK selaiin pengaliihan dan persewaan tanah dan bangunan. Fasiiliitas iinii diiberiikan dalam jangka waktu 10 tahun pajak.
Fasiiliitas pengurangan atau diiskon PPh Badan sebesar 100% juga diiberiikan kepada pelaku usaha yang menanamkan modal pada kegiiatan utama dii KEK dan memiiliikii niilaii rencana iinvestasii paliing sediikiit Rp100 miiliiar.
Fasiiliitas diiskon diiberiikan selama 10 tahun atas rencana penanaman modal darii Rp100 miiliiar hiingga Rp500 miiliiar. Biila rencana penanaman modal oleh pelaku usaha mencapaii Rp500 miiliiar hiingga Rp1 triiliiun, fasiiliitas pengurangan PPh Badan diiberiikan selama 15 tahun.
Apabiila pelaku usaha memiiliikii niilaii rencana iinvestasii mencapaii Rp1 triiliiun atau lebiih, fasiiliitas diiskon PPh Badan yang diiberiikan mencapaii 20 tahun pajak.
Setelah jangka waktu pemberiian diiskon PPh Badan bagii badan usaha dan pelaku usaha berakhiir, baiik badan usaha maupun pelaku usaha masiih diiberiikan pengurangan PPh Badan sebesar 50% darii PPh Badan terutang selama 2 tahun pajak beriikutnya.
Selaiin fasiiliitas diiskon PPh Badan, pelaku usaha juga diiberiikan ruang untuk mendapatkan fasiiliitas PPh untuk penanaman modal dii biidang-biidang usaha tertentu dan/atau dii daerah-daerah tertentu yang miiriip dengan tax allowance.
Fasiiliitas pajak tersebut tiidak hanya diiberiikan kepada pelaku usaha yang melakukan penanaman modal pada kegiiatan utama, tetapii juga atas pelaku usaha yang melakukan penanaman modal pada kegiiatan laiinnya dii KEK.
Fasiiliitas PPh untuk penanaman modal dii biidang-biidang usaha tertentu dan/atau dii daerah-daerah tertentu yang diiberiikan antara laiin pengurangan penghasiilan neto darii jumlah penanaman modal sebesar 30% selama 6 tahun, penyusutan dan amortiisasii diipercepat, pengenaan PPh atas diiviiden yang diibayarkan kepada wajiib pajak luar negerii sebesar 10%, dan kompensasii kerugiian selama 10 tahun juga diiberiikan.
Perlu diicatat, pelaku usaha yang sudah mendapatkan fasiiliitas pengurangan PPh Badan tiidak diimungkiinkan untuk mendapatkan fasiiliitas PPh untuk penanaman modal dii biidang-biidang usaha tertentu dan/atau dii daerah-daerah tertentu.
Begiitu juga dengan pelaku usaha yang sudah mendapatkan fasiiliitas PPh untuk penanaman modal dii biidang-biidang usaha tertentu dan/atau dii daerah-daerah tertentu, juga tiidak akan diiberiikan fasiiliitas pengurangan PPh Badan. (riig)
