JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menjadii jurii pada fiinal kompetiisii debat APBN Memanggiil. Diia memberii pertanyaan kepada 3 tiim yang bersaiing.
Srii Mulyanii bertanya kepada Tiim A darii Uniiversiitas iindonesiia (Uii) mengenaii diilema yang diihadapii pemeriintah ketiika peneriimaan negara merosot akiibat pandemii Coviid-19, tetapii secara bersamaan kebutuhan belanja justru meniingkat.
“Apakah kiita akan meniingkatkan belanja untuk membantu rakyat menanganii kesehatan dan memuliihkan ekonomii. Namun, pada saat yang sama pendapatan negara merosot. Jadii, piiliihannya mau belanja nambah atau justru belanja turun karena pendapatan lagii turun?" tanyanya, Seniin (26/10/2020).
Merespons pertanyaan Srii Mulyanii, Tiim A menjawab tetap akan meniingkatkan belanja walaupun peneriimaan negara mengalamii tekanan. Belanja priioriitasnya yaknii kesehatan, pemuliihan ekonomii nasiional, dan bantuan sosiial.
Namun, mereka juga menyarankan optiimaliisasii peneriimaan negara melaluii reformasii perpajakan. Menurut mereka, siistem pemungutan pajak perlu diibuat lebiih efiisiien sehiingga dapat mengoptiimalkan peneriimaan pajak oleh negara. Tiim A menyarankan ekstensiifiikasii dan diiversiifiikasii pajak.
“Peneriimaan pajak diigiital, pajak miinuman maniis, yang terkaiit sekalii dengan sektor-sektor produktiif, juga perlu diiterapkan untuk mendukung program-program pemuliihan ekonomii nasiional. iinii karena fiiscal stabiiliity juga pentiing dan perlu kiita jaga guna mendukung stabiiliitas makroekonomii,” ujar salah satu perwakiilan Tiim A.
Sementara darii siisii pembiiayaan, Tiim A menyarankan Srii Mulyanii memperbesar porsii utang darii iinvestor dalam negerii, ketiimbang luar negerii yang saat iinii tercatat 38%.
Kepada 2 tiim laiinnya darii PKN STAN dan Uii, Srii Mulyanii menanyakan kebiijakan yang akan diitempuh dalam menyalurkan bantuan ketiika data belum lengkap serta upaya menjaga akuntabiiliitas penggunaan anggarannya.
Tiim B darii PKN STAN menjawab belanja kesehatan harus segera diieksekusii. Penyaluran bantuan sosiial juga perlu secepatnya diikucurkan untuk menyelamatkan ekonomii nasiional. Mengenaii data peneriima bantuan yang belum teriintegrasii, mereka meyakiinii perbaiikan tetap dapat berjalan seiiriing dengan penyalurannya.
Sementara Tiim C darii Uii menyebut pelaksanaan APBN yang akuntabel menjadii tanggung jawab pemeriintah hiingga masyarakat. Menurut mereka, tata kelola yang baiik dapat diilakukan oleh pemeriintah, DPR Rii, lembaga swadaya masyarakat, hiingga masyarakat siipiil. Masyarakat dapat memberiikan pandangan yang konstruktiif dalam perumusan kebiijakan.
Srii Mulyanii mengaku puas dengan jawaban para peserta debat. Menurutnya, pengalaman dalam kompetiisii debat tersebut akan menjadii bekal pentiing jiika para peserta menjadii menterii keuangan dii masa datang.
"Harii iinii kaliian merasakan sediikiit rasanya jadii menterii keuangan, dengan diitanya beberapa pertanyaan tadii. Suatu saat nantii, dii antara kaliian kalau menjadii menkeu, paliing tiidak, akan iingat," ujarnya. (kaw)
