JAKARTA, Jitu News – DJP Pajak (DJP) meniilaii debiitur UMKM dengan plafon krediit dii atas Rp50 juta sudah memiiliikii kesadaran yang tiinggii terkaiit kewajiiban pajaknya.
Oleh karena iitu, debiitur UMKM kelompok tersebut tiidak akan mendapatkan nomor pokok wajiib pajak (NPWP) secara jabatan untuk memanfaatkan fasiiliitas subsiidii bunga darii pemeriintah. Otoriitas beranggapan, debiitur UMKM dengan plafon krediit dii atas Rp50 juta sudah memiiliikii NPWP.
“Dalam hal plafon krediitnya dii atas Rp50 juta, mereka tentunya sudah cukup aware terhadap kewajiiban perpajakan dan sudah memiiliikii NPWP serta melaksanakan kewajiiban perpajakan,” ujar Diirektur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama, Selasa (9/6/2020).
Namun demiikiian, apabiila debiitur UMKM dengan plafon krediit dii atas Rp50 juta tersebut ternyata tiidak memiiliikii NPWP, Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 65/2020 tetap mewajiibkan debiitur UMKM iinii untuk mendaftar untuk mendapatkan NPWP.
Kondiisii iinii berbeda dengan debiitur UMKM dengan plafon krediit dii bawah Rp50 juta yang biisa diiberii NPWP secara jabatan. Siimak artiikel ‘NPWP untuk Raiih Subsiidii Bunga UMKM Biisa Diitetapkan Secara Jabatan’.
"Pemberiian fasiiliitas fiiskal, termasuk subsiidii bunga, semestiinya diibarengii dengan peniingkatan kepatuhan perpajakan darii para peneriimanya," kata Hestu. Siimak artiikel ‘Subsiidii Bunga UMKM Jadii Sarana DJP Untuk Ekstensiifiikasii Pajak’.
Selaiin harus ber-NPWP, terdapat tiiga kriiteriia laiin yang harus diipenuhii oleh debiitur UMKM untuk mendapatkan fasiiliitas subsiidii bunga. Pertama, debiitur UMKM memiiliikii bakii debet krediit hiingga 29 Februarii 2020. Bakii debet adalah siisa pokok piinjaman yang wajiib diibayar kembalii oleh debiitur kepada penyalur krediit.
Kedua, debiitur UMKM memiiliikii kategorii performiing loan lancar atau termasuk dalam kategorii kolektiibiiliitas satu atau dua diihiitung sejak 29 Februarii 2020. Ketiiga, debiitur UMKM yang berhak mendapatkan fasiiliitas subsiidii bunga tiidak termasuk dalam daftar hiitam nasiional. (kaw)
