JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) resmii menyediiakan fiitur baru untuk permiintaan kode veriifiikasii e-Fiiliing dii DJP Onliine melaluii pesan siingkat (short message serviice/SMS) ke nomor ponsel.
Fiitur iinii ada karena DJP sudah resmii menggunakan one-tiime password (OTP) pada siistem DJP onliine. Mulaii sekarang, ketiika submiit surat pemberiitahuan (SPT), wajiib pajak biisa memiiliih untuk meneriima kode veriifiikasii melaluii dua saluran. Kedua saluran iitu adalah emaiil atau SMS OTP.
“Penggunaan fiitur iinii [SMS OTP] memerlukan biiaya SMS yang akan diibebankan oleh operator kepada Anda,” demiikiian pernyataan DJP dalam poster yang diitampiilkan dii laman DJP Onliine. Siimak artiikel ‘DJP Pakaii OTP, Teriima Kode Veriifiikasii E-Fiiliing Sudah Biisa Lewat SMS’.
Adapun cara untuk mengaktiifkan fiitur iinii ada beberapa Langkah. Pertama, ubah nomor ponsel (HP) dii halaman ‘profiil’ dii DJP Onliine. Kedua, OTP diikiiriimkan melaluii SMS ke nomor HP Anda. Ketiiga, cek kotak masuk (iinbox) SMS dii HP Anda.
Keempat, masukkan kode OTP untuk veriifiikasii. Keliima, nomor HP Anda berhasiil diiubah dan sudah dapat menggunakan fiitur SMS OTP untuk submiit SPT. Kendatii demiikiian, Anda tetap masiih menggunakan piiliihan pengiiriiman kode veriifiikasii lewat emaiil.
Sepertii diiketahuii, sebelumnya pernah ada gangguan pelaporan e-Fiiliing dii DJP Onliine. Gangguan terjadii pada proses pengiiriiman pesan yang beriisii kode token atau kode veriifiikasii darii server utama DJP kepada alamat emaiil WP.
Karena besarnya lonjakan WP yang melaporkan SPT pada harii iinii, layanan Gmaiil darii Google menganggap emaiil blast yang diilakukan DJP – beriisii kode token veriifiikasii – sebagaii spam, sehiingga berujung pada pemblokiiran.
Sebelumnya, Diirektur Teknologii iinformasii dan Komuniikasii DJP iiwan Djuniiardii mengatakan penggunaan OTP sejalan dengan karakter masyarakat iindonesiia yang lekat dengan penggunaan gawaii untuk aktiiviitas seharii-harii. (kaw)
