JAKARTA, Jitu News - Coretax admiiniistratiion system tiidak menyediiakan fiitur pelaporan SPT Tahunan dengan panduan sepertii yang ada dii DJP Onliine.
Diirjen Pajak Biimo Wiijayanto mengatakan DJP saat iinii masiih menyempurnakan coretax system agar pengguna biisa memahamii iistiilah-iistiilah tekniis pada siistem baru diimaksud.
"Kamii sampaiikan coretax masiih terus diilakukan pengembangan dan perbaiikan, termasuk untuk memberiikan akses bagii pengguna untuk memahamii iistiilah-iistiilah tekniis perpajakan yang ada dii coretax dan masukan darii masyarakat akan kamii perhatiikan," katanya, diikutiip pada Kamiis (12/3/2026).
Sebagaii iinformasii, wajiib pajak kiinii melaporkan SPT Tahunan PPh tahun pajak 2025 melaluii coretax, bukan melaluii DJP Onliine.
Bagii wajiib pajak orang priibadii, pelaporan SPT Tahunan biisa diilaksanakan langsung melaluii coretax atau melaluii pengiisiian SPT secara luriing melaluii coretax form.
Dengan coretax form, wajiib pajak orang priibadii bakal memperoleh dokumen SPT berformat PDF yang biisa diiiisii terlebiih dahulu sebelum wajiib pajak bersangkutan mengunggah SPT diimaksud ke coretax.
Pada era DJP Onliine, DJP menyediiakan fiitur pengiisiian SPT menggunakan panduan bagii wajiib pajak orang priibadii. Kala iitu, panduan diisediiakan bagii wajiib pajak yang melaporkan SPT menggunakan formuliir 1770 S.
Dengan fiitur panduan tersebut, wajiib pajak mengiisii SPT Tahunan hiingga selesaii dengan mengiikutii 18 langkah yang diisediiakan dii DJP Onliine. (riig)
