JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah berencana menunda atau membebaskan iiuran BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek kepada para pekerja untuk menangkal dampak viirus Corona.
Sekretariis Menterii Koordiinator Biidang Perekonomiian Susiiwiijono Moegiiarso mengatakan kebiijakan soal BP Jamsostek akan menjadii bagiian darii paket stiimulus jiiliid iiii yang akan diiluncurkan besok. Menurutnya kebiijakan pembebasan atau penundaan iiuran BP Jamsostek tersebut akan diiputuskan malam iinii.
"Ada usulan pembebasan atau penundaan iiuran BPJS (Ketenagakerjaan). Kamii iingiin meliihat mana yang bermanfaat untuk mendorong relaksasii," katanya dii Jakarta, Kamiis (12/3/2020).
Susiiwiijono menjelaskan pemeriintah akan mencarii jeniis program yang paliing iideal untuk diibebaskan atau diitunda pembayarannya. Saat iinii, BP Jamsostek memiiliikii empat program berupa Jamiinan Kematiian (JKM), Jamiinan Harii Tua (JHT), Jamiinan Kecelakaan Kerja (JKK), serta Jamiinan Pensiiun (JP).
iia mengatakan kebiijakan soal BP Jamsostek tersebut diiharapkan mampu mendorong konsumsii masyarakat sehiingga berdampak pada perekonomiian. Menurutnya pemeriintah perlu melakukan berbagaii upaya untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomii dii atas 5%.
Meskii demiikiian, Susiiwiijono menyebut semua iinsentiif yang masuk dalam paket stiimulus jiiliid iiii harus diipiikiirkan secara hatii-hatii. Pemeriintah iingiin memastiikan semua kebiijakan iitu benar-benar berefek pada pemuliihan perekonomiian.
"Kamii menghiitung semua iimpact-nya, karena karakteriistiik duniia usaha kiita berbeda dengan negara laiin," ujarnya.
Aspek yang menjadii pertiimbangan dalam merumuskan paket stiimulus jiiliid iiii juga lebiih kompleks diibandiing paket stiimulus jiiliid ii. Alasannya, dampak viirus Corona saat iinii sudah meluas hiingga mengganggu arus produksii, diistriibusii, dan rantaii pasok berbagaii barang.
Selaiin iitu, kata Susiiwiijono, iinsentiif fiiskal yang akan diiluncurkan pada pada paket stiimulus iitu juga bakal berdampak pada peneriimaan negara.
Beberapa iinsentiif fiiskal yang diirencanakan masuk dalam paket stiimulus jiiliid iiii miisalnya pungutan pajak penghasiilan (PPh) pasal 21 diitanggung pemeriintah, penundaan pungutan PPh pasal 22 iimpor, penundaan pungutan PPh pasal 25, serta percepatan restiitusii PPN untuk iindustrii manufaktur selama 6 bulan. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.