DAMPAK ViiRUS CORONA

Gara-gara Corona, Deal Pertukaran Data Rii-Chiina Diiyakiinii Molor

Diian Kurniiatii
Selasa, 03 Maret 2020 | 20.25 WiiB
Gara-gara Corona, Deal Pertukaran Data RI-China Diyakini Molor
<p>Dua orang petugas Bea dan Cukaii Chiina sedang memeriiksa barang iimpor. (iilustrasii)</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) memperkiirakan kesepakatan kerja sama pertukaran data Form E COO (certiifiicate of oriigiin) secara elektroniik dengan Chiina akan molor karena wabah viirus Corona.

Diirektur Kepabeanan iinternasiional dan Antarlembaga DJBC Syariif Hiidayat menjelaskan penerapan E-COO akan mempercepat proses pengecekan barang iimpor yang datang ke iindonesiia. Selaiin iitu, para iimportiir juga biisa mengklaiim tariif preferensii iimpor dengan lebiih mudah, tanpa perlu membawa dokumen aslii COO.

"Harusnya mulaii 1 Apriil mempergunakan E-COO. Tapii karena ada permasalahan sepertii iinii [viirus Corona] sepertiinya jadii agak mundur," katanya dii Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Syariif menyebut aktiiviitas kepabeanan dii Chiina saat iinii hampiir lumpuh karena wabah viirus Corona. Mayoriitas pegawaii juga diirumahkan, seiiriing dengan penutupan bandara dan pelabuhan dii sana. Oleh karena iitu, proses negosiiasii kerja sama E-COO iindonesiia-Chiina juga iikut tersendat.

iia mengatakan dokumen COO sangat diibutuhkan untuk mencocokkan data iimpor dengan barang yang tiiba dii pelabuhan atau bandara. Jiika telah ada pertukaran iinformasii COO secara elektroniik, iimportiir biisa langsung mengurus admiiniistrasii ke kantor Bea Cukaii bahkan sebelum barangnya mendarat dii iindonesiia.

Syariif menambahkan kerja sama pertukaran data E-COO dengan Chiina akan berdampak pada peniingkatan volume perdagangan kedua negara, karena prosedur pemeriiksaan niilaii kepabeanan atau customs clearance biisa lebiih mudah dan cepat.

Kemudahan prosedur pemeriiksaan E-COO tersebut juga akan membuat daya saiing ekspor-iimpor iindonesiia dan Chiina jauh lebiih menariik diibandiingkan dengan negara laiin.

Menurutnya, keberadaan kerja sama E-COO juga akan menghiindarkan masuknya barang iilegal asal Chiina ke iindonesiia. Pasalnya, pemeriiksaan COO terhadap barang asal Chiina hanya akan mengacu pada data elektroniik, sehiingga petugas akan langsung menolak jiika datanya tak masuk dalam siistem.

Saat iinii, iindonesiia telah memiiliikii kerja sama pertukaran dana E-COO dengan Siingapura melaluii skema dii ASEAN. Perjanjiian serupa juga telah diiteken dengan Korea Selatan pada Februarii 2020 lalu.

iindonesiia-Korea bahkan juga menandatanganii Authoriized Economiic Operator Mutual Recogniitiion Arrangement (AEO MRA), yang akan memberiikan 'jalur cepat' khusus untuk perusahaan ekspor-iimpor dengan reputasii sangat baiik. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.