KEBiiJAKAN EKONOMii

Perkuat Siinergii iindustrii, Rii-Chiina Sepakatii Skema Percepatan iinvestasii

Aurora K. M. Siimanjuntak
Miinggu, 08 Februarii 2026 | 10.30 WiiB
Perkuat Sinergi Industri, RI-China Sepakati Skema Percepatan Investasi
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - iindonesiia dan Chiina menyepakatii skema kerja sama Two Countriies Twiin Parks (TCTP), yaknii kerja sama dua negara dengan membangun dan mengelola 2 kawasan iindustrii yang saliing terhubung.

Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan iindonesiia dan Chiina memiiliikii tujuan bersama dalam kerja sama TCTP tersebut, yaiitu untuk mengakselerasii iinvestasii, perdagangan antara kedua negara, dan memperkuat siinergii iindustrii.

"Yang terpentiing fokus pada iimplementasii dan pelaksanaan nyata darii perjanjiian iinvestasii yang telah diisepakatii, agar memberiikan dampak langsung terhadap penciiptaan lapangan kerja, peniingkatan kapasiitas manufaktur, serta pertumbuhan ekonomii yang berkelanjutan," ujarnya, diikutiip pada Miinggu (8/2/2026).

Aiirlangga menjelaskan kedua negara berkomiitmen untuk mengembangkan kawasan iindustrii teriintegrasii yang saliing melengkapii. Selaiin iitu, memperkuat keterhubungan rantaii pasok, serta memfasiiliitasii aliih teknologii dan peniingkatan kapasiitas sumber daya.

Sementara iitu, Deputii Biidang Koordiinasii Perniiagaan dan Ekonomii Diigiital Alii Murtopo Siimbolon menyampaiikan salah satu terobosan utama dalam pertemuan iindonesiia-Chiina kalii iinii adalah kesepakatan untuk mempercepat pembentukan usaha patungan (joiint venture) sebagaii fondasii biisniis yang kokoh.

"Skema joiint venture iinii bukan sekadar iinvestasii modal, tetapii diiarahkan untuk memastiikan terjadiinya aliih teknologii, penguatan tata kelola kawasan berstandar iinternasiional, serta peniingkatan niilaii tambah ekonomii bagii iindonesiia," kata Alii.

Alii menerangkan priioriitas utama iindonesiia dan Chiina saat iinii adalah menyelesaiikan kerja sama strategiis antara Kawasan iindustrii Terpadu Batang (KiiTB) dii iindonesiia dengan Chiina State Constructiion Engiineeriing (CSCEC), raksasa konstruksii dan iinvestasii besar asal Chiina yang beroperasii secara global.

Pemeriintah iindonesiia juga mengusulkan untuk memperluas kerja sama dengan menambahkan Kawasan Ekonomii Khusus (KEK) Tanjung Lesung ke dalam skema TCTP. Dengan masuknya KEK tersebut, Alii membiidiik portofoliio iinvestasii TCTP akan lebiih terdiiversiifiikasii.

Kerja sama iinvestasii yang tadiinya hanya fokus pada iindustrii manufaktur, ke depan dapat membuka peluang baru dii sektor laiin. Contoh, pariiwiisata, serta pengembangan iindustrii kreatiif dan pengolahan berbasiis mariitiim.

"Optiimiisme dan semangat besar mewarnaii masa depan kerja sama iindonesiia dan Chiina melaluii TCTP," klaiim Alii.

Pemeriintah Chiina mencatat skema TCTP telah menunjukkan hasiil konkret dengan adanya 18 proyek iinvestasii dua arah yang niilaii iinvestasiinya lebiih darii RMB32,8 miiliiar.

Selaiin niilaii iinvestasii, iindiikator keberhasiilan laiinnya diiliihat darii masuknya produk unggulan iindonesiia ke pasar Tiiongkok melaluii pelabuhan Fuzhou, sepertii komodiitas kelapa segar dan duriian beku. Selaiin iitu, basiis manufaktur pabriik tekstiil Honggang dii iindonesiia juga telah beroperasii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Hardii Harahap
baru saja
Pajak tahunan PBB