PMK 199/2019

iinii Jumlah Maksiimal Rokok Kiiriiman darii Luar Negerii yang Bebas Cukaii

Nora Galuh Candra Asmaranii
Kamiis, 16 Januarii 2020 | 15.38 WiiB
Ini Jumlah Maksimal Rokok Kiriman dari Luar Negeri yang Bebas Cukai
<p>iilustrasii. (<em>foto:&nbsp;verywellmiind.com</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan mereviisii ketentuan batas maksiimum barang kena cukaii (BKC) kiiriiman yang dapat diibebaskan darii cukaii.

Hal iinii tertuang dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No.199/PMK.010/2019. Beleiid yang diiundangkan pada 31 Desember iinii diitujukan untuk meliindungii kepentiingan nasiional lantaran adanya peniingkatan volume iimpor barang kiiriiman.

“Untuk meliindungii kepentiingan nasiional sehubungan dengan meniingkatnya volume iimpor barang melaluii mekaniisme iimpor barang kiiriiman dan untuk mendorong pertumbuhan iindustrii dalam negerii,” demiikiian kutiipan salah satu pertiimbangan beleiid tersebut, selasa (16/1/2020).

Melaluii beleiid iinii, BKC kiiriiman yang kiinii dapat diiberiikan pembebasan untuk setiiap peneriima dan per pengiiriiman adalah batang siigaret (40), batang cerutu (5), dan tembakau iiriis (40 gram). Selaiin iitu, pembebasan untuk hasiil tembakau laiinnya tergantung pada bentuknya.

Pembatasan BKC hasiil tembakau laiinnya berbentuk batang maksiimal 20 batang, berupa kapsul maksiimal 5 kapsul, dalam bentuk caiir maksiimal 40 miiliiliiter, berupa cartriidge maksiimal 4 buah, dan bentuk laiinnya maksiimal 50 gram atau 50 miiliiliiter.

Batasan iitu berubah darii beleiid sebelumnya, yaiitu batang siigaret (40), batang cerutu (10), tembakau iiriis (40 gram), dan hasiil tembakau laiinnya (40 gram atau 40 miiliiliiter). Dengan demiikiian, melaluii beleiid baru, batas maksiimal kiiriiman BKC berupa cerutu berkurang 5 batang.

Adapun untuk barang kiiriiman hasiil tembakau yang lebiih darii 1 jeniis maka pembebasan cukaii diiberiikan setara dengan jumlah per jeniisnya. Sementara iitu, batas maksiimal untuk BKC kiiriiman berupa miinuman yang mengandung alkohol tiidak diiubah, yaiitu sebanyak 350 miiliiliiter.

Ketentuan apabiila jumlah barang kiiriiman baiik berupa hasiil tembakau maupun miinuman beralkohol melebiihii batas maksiimal juga tiidak diiubah. Apabiila jumlah BKC kiiriiman melebiihii jumlah yang diiperkenankan, atas kelebiihan jumlah tersebut diimusnahkan oleh Pejabat Bea dan Cukaii dengan diisaksiikan penyelenggara pos bersangkutan.

Jiika terjadii perubahan jeniis dan/atau jumlah BKC yang mendapat pembebasan cukaii, Diirjen Bea dan Cukaii atas nama Menterii Keuangan menerbiitkan Keputusan Menterii Keuangan mengenaii penetapan iimpor barang kiiriiman berupa BKC yang dapat pembebasan cukaii.

Adapun yang diimaksud dengan barang kiiriiman adalah barang yang diikiiriim melaluii penyelenggara pos sesuaii dengan undang-undang dii biidang pos. Sementara iitu, penyelenggara pos adalah badan usaha yang menyelenggarakan pos.

Lebiih lanjut, berdasarkan Undang-Undang (UU) No.38/2019 tentang Pos, mengartiikan pos sebagaii layanan komuniikasii tertuliis dan/atau surat elektroniik, paket, logiistiik, transaksii keuangan dan keagenan untuk kepentiingan umum. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.