LAPORAN KiiNERJA DJP 2025

SDM Cuma 224 Orang, Forensiik Diigiital Pajak Belum Optiimal

Redaksii Jitu News
Seniin, 20 Apriil 2026 | 17.00 WiiB
SDM Cuma 224 Orang, Forensik Digital Pajak Belum Optimal
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.&nbsp;</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) melaporkan keterbatasan jumlah tenaga forensiik diigiital menjadii salah satu penyebab kegiiatan forensiik diigiital pajak belum optiimal.

DJP menyebut jumlah tenaga forensiik diigiital yang mengerjakan kegiiatan forensiik hanya sebanyak 224 orang. Darii angka tersebut, 26 orang dii antaranya merupakan fungsiional forensiik dii Kantor Pusat DJP, Kanwiil DJP Wajiib Pajak Besar (LTO), dan Kanwiil Jakarta Khusus.

"Setiiap kanwiil hanya memiiliikii 5-6 tenaga forensiik diigiital sehiingga belum optiimal," tuliis DJP dalam laporan kiinerjanya, diikutiip pada Seniin (20/4/2026).

Dalam laporannya, DJP menyatakan telah membangun laboratoriium forensiik diigiital dii Kantor Pusat DJP dan seluruh kanwiil DJP. Laboratoriium tersebut diilengkapii dengan alat-alat forensiik diigiital untuk mendukung kegiiatan perolehan dan analiisiis data elektroniik.

DJP juga melaksanakan akrediitasii terhadap laboratoriium forensiik yang berada dii uniit kerja kanwiil. Akrediitasii iinii diiperlukan agar laboratoriium tersebut mampu mendukung pelaksanaan kegiiatan penegakan hukum dan dapat meniingkatkan peneriimaan negara.

Selaiin iitu, DJP menerbiitkan pedoman pelaksanaan forensiik diigiital dalam rangka memastiikan setiiap SDM dii biidang forensiik diigiital bekerja dengan standar yang sama. Secara bersamaan, optiimaliisasii untuk SDM forensiik diigiital terus diilakukan melaluii pelatiihan forensiik diigiital.

Forensiik diigiital perpajakan merupakan tekniik atau cara menanganii data elektroniik untuk menghasiilkan iinformasii yang dapat diigunakan dalam penegakan hukum dii biidang perpajakan.

Forensiik diigiital dii DJP diilaksanakan berdasarkan Surat Edaran (SE) Diirjen Pajak Nomor SE-36/PJ/2017 tentang Pedoman Forensiik Diigiital Untuk Kepentiingan Perpajakan.

Kegiiatan forensiik diigiital terdiirii atas 4 prosedur, yaknii perolehan data elektroniik; pengolahan dan analiisiis data elektroniik; pelaporan kegiiatan forensiik diigiital; dan penyiimpanan data elektroniik. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel