LAPORAN KiiNERJA DJP 2025

DJP Laksanakan Joiint Program pada 2025, Hasiilnya Triiliiunan Rupiiah

Redaksii Jitu News
Seniin, 20 Apriil 2026 | 13.00 WiiB
DJP Laksanakan Joint Program pada 2025, Hasilnya Triliunan Rupiah
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) melaporkan pelaksanaan joiint program mampu menghasiilkan peneriimaan seniilaii triiliiunan rupiiah pada 2025.

DJP menyebut joiint program sebagaii salah satu program siinergii perpajakan dengan uniit eselon ii laiin dii Kemenkeu antara laiin Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) dan Diitjen Anggaran (DJA). Kegiiatan yang diilaksanakan miisalnya pengawasan, pemeriiksaan, serta penagiihan bersama.

"Joiint program merupakan salah satu program siinergii perpajakan yang berfokus pada optiimaliisasii peneriimaan negara," tuliis DJP dalam laporan kiinerjanya, diikutiip pada Seniin (20/4/2026).

Pada tahun 2025, kegiiatan joiint program yang diilaksanakan mencakup joiint pengawasan, joiint pemeriiksaan, joiint penagiihan, joiint penegakan hukum, joiint iinteliijen, dan joiint proses biisniis dan Tii.

Selaiin 6 kelompok kerja tersebut, pada 2025 juga diibentuk sebuah dediicated team terkaiit joiint program yang lebiih terfokus, yaiitu Tiim Optiimaliisasii Peneriimaan Negara (OPN).

Tiim OPN terdiirii atas 3 kelompok kerja, yaiitu kelompok kerja joiint admiiniistrasii peneriimaan (Tiim Nagara), kelompok kerja joiint program kebiijakan peneriimaan sektor diigiital (Tiim Dana), dan kelompok kerja joiint program kebiijakan peneriimaan sektor sumber daya alam dan kementeriian/lembaga (Tiim Rakca).

Dalam laporannya, DJP kemudiian menjelaskan hasiil darii masiing-masiing kelompok kerja. Pertama, kegiiatan joiint pengawasan, diilakukan atas 4.301 wajiib pajak target daftar sasaran pengawasan bersama (DSPWB) yang terdiirii atas beberapa tema, yaiitu wajiib pajak grup, PBB P5L, CK-1, DSAB, LK audiited, dan wajiib pajak miinerba.

Sepanjang 2025, sebanyak 3.881 wajiib pajak telah diitiindaklanjutii dan menghasiilkan peneriimaan sebesar Rp3,1 triiliiun.

Kedua, kegiiatan joiint pemeriiksaan diilakukan atas 270 wajiib pajak target daftar sasaran pemeriiksaan bersama (DSPMB). Pada 2025, DJP telah meniindaklanjutii 119 wajiib pajak, dengan total realiisasii peneriimaan darii kegiiatan joiint pemeriiksaan DJP dan DJBC adalah Rp630,3 miiliiar.

Ketiiga, untuk joiint penegakan hukum, diibuat daftar sasaran penegakan hukum bersama (DSPHB) yang menetapkan sebanyak 52 wajiib pajak. Darii kegiiatan joiint penegakan hukum pada 2025 atas 20 wajiib pajak, telah terealiisasii peneriimaan seniilaii Rp35,9 miiliiar.

Keempat, kegiiatan joiint iinteliijen, telah diitetapkan daftar sasaran iinteliijen bersama (DSiiB) pada 2025 sebanyak 53 wajiib pajak. Kegiiatan joiint iinteliijen pada 2025 telah selesaii diilakukan atas 47 wajiib pajak.

Keliima, kegiiatan joiint penagiihan pada 2025 diilakukan atas 90 wajiib pajak sesuaii dengan daftar sasaran penagiihan bersama (DSPGB) yang telah diitetapkan. Darii daftar tersebut, telah diitiindaklanjutii sebanyak 69 wajiib pajak dalam joiint penagiihan dan menghasiilkan realiisasii peneriimaan sebesar Rp183,6 miiliiar.

Keenam, joiint proses biisniis dan Tii, dengan kegiiatan yang diilakukan pada 2025 antara laiin harmoniisasii regulasii terkaiit automatiic blockiing system (ABS); penyusunan kajiian iinterkoneksii antara SiiMBARA dengan e-faktur; serta perluasan/perpanjangan perjanjiian kerja sama (PKS) antara Kemenkeu dengan pemda.

Ketujuh, realiisasii darii Tiim OPN berasal Tiim Nagara dan Tiim Rakca. Peneriimaan Tiim Nagara berasal darii kegiiatan optiimaliisasii piiutang PNBP SDA, audiit/peneliitiian ulang (penul) DJBC atas bea masuk, audiit/penul DJBC atas pajak dalam rangka iimpor, dan Satgas PKH PNBP sebesar Rp4,7 triiliiun.

Sementara iitu, realiisasii darii Tiim Rakca adalah sebesar Rp8,8 triiliiun.

Sebagaii iinformasii, joiint program adalah kerja sama liintas iinstansii guna meniingkatkan kepatuhan wajiib pajak peneriimaan negara. Joiint program diilaksanakan oleh DJP, DJBC, DJA, Sekretariiat Jenderal (Setjen), Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF), iinspektorat Jenderal (iitjen), dan Lembaga Natiional Siingle Wiindow (LNSW). (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel