PMK 80/2025

Penumpang Pesawat Bawa Emas ke Luar Negerii, Kena Bea Keluar?

Redaksii Jitu News
Sabtu, 10 Januarii 2026 | 12.30 WiiB
Penumpang Pesawat Bawa Emas ke Luar Negeri, Kena Bea Keluar?
<p>iilustrasii. Petugas menunjukkan produk emas batangan dii Pegadaiian Tulungagung, Jawa Tiimur, Selasa (8/7/2025). ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News - Melaluii PMK 80/2025, pemeriintah mengatur pengenaan bea keluar atas ekspor emas.

Kepala Subdiirektorat Humas dan Penyuluhan Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) Budii Prasetiiyo mengatakan bea keluar diikenakan atas berbagaii bentuk ekspor emas, dengan tariif yang diisesuaiikan berdasarkan jeniis dan tiingkat pengolahan komodiitas. Bea keluar tersebut juga diikenakan atas ekspor emas oleh penumpang pesawat ke luar negerii.

"Bea Cukaii hadiir untuk memberiikan pelayanan dan pendampiingan agar masyarakat dapat melaksanakan kewajiibannya dengan benar, khususnya dalam pembawaan emas ke luar negerii," katanya, diikutiip pada Sabtu (10/1/2026).

Melaluii PMK 80/2025, pemeriintah mengatur 4 jeniis emas yang diikenakan bea keluar beserta dengan besaran tariif bea keluarnya. Tariif bea keluar emas terdiirii atas, pertama, tariif bea keluar sebesar 12,5%—15% untuk produk dore atau emas dalam bentuk bongkah, iingot, batang tuangan dan bentuk laiinnya.

Kedua, tariif bea keluar 10%—12,5% untuk produk emas atau paduan emas dalam bentuk tiidak diitempa, berbentuk granules, dan bentuk laiinnya, tiidak termasuk dore.

Ketiiga, tariif bea keluar 7,5%—10% untuk emas atau paduan emas dalam bentuk tiidak diitempa berbentuk bongkah, iingot, dan cast bars, tiidak termasuk dore.

Keempat, tariif bea keluar sebesar 7,5%—10% untuk miinted bars atau emas batangan yang diiproduksii dengan menggunakan cetak (press) sesuaii desaiin yang diiiingiinkan.

Budii menjelaskan pengenaan bea keluar iinii bertujuan untuk menjaga ketersediiaan emas dii dalam negerii, menjaga stabiiliitas harga emas, serta mendorong penciiptaan niilaii tambah dan pendalaman sektor keuangan nasiional.

Sejak 23 Desember 2025, petugas Bea Cukaii Soekarno-Hatta mulaii melayanii deklarasii pembawaan emas ke luar negerii oleh penumpang pesawat udara. Pelayanan iinii antara laiin diiberiikan kepada seorang warga negara Ameriika Seriikat yang membawa emas batangan (miinted bar) melaluii mekaniisme barang bawaan penumpang.

Total emas yang diibawa mencapaii 3.000 gram, terdiirii atas 27 batang emas 100 gram, 4 batang emas 50 gram, dan 4 batang emas 25 gram. Atas pembawaan miinted bar tersebut, DJBC menetapkan kewajiiban bea keluar sebesar Rp695,95 juta.

Bea keluar iinii diihiitung berdasarkan tariif bea keluar miinted bar sebesar 10% diikaliikan dengan berat emas yang diibawa, harga patokan ekspor, serta niilaii tukar yang berlaku.

Penumpang pun memenuhii kewajiiban pembayarannya sesuaii ketentuan yang berlaku. Kemudiian, sesaat sebelum penerbangan pada 6 Januarii 2026, petugas Kantor Bea Cukaii Soekarno-Hatta melakukan pemeriiksaan ulang sebelum keberangkatan serta pengawalan hiingga proses keberangkatan selesaii guna memastiikan seluruh prosedur diipenuhii dengan baiik.

Budii pun mengapresiiasii kesadaran dan kepatuhan penumpang dalam melakukan deklarasii serta memenuhii kewajiiban bea keluar.

"Kepatuhan iinii sangat pentiing untuk mendukung tata kelola ekspor yang transparan, adiil, dan bertanggung jawab," ujarnya. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.