JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa menyatakan pemeriintah akan menunda penyesuaiian royaltii perusahaan pertambangan dan kebiijakan pemungutan bea keluar batu bara dan niikel.
Purbaya mengatakan dua kebiijakan tersebut masiih diisusun ulang, dan penerapannya akan mengiikutii arahan dan pertiimbangan darii Menterii Energii dan Sumber Daya Miineral (ESDM) Bahliil Lahadaliia.
"Kiita iikutii kebiijakan Pak Menterii ESDM, rupanya ada perubahan setelah saya biicara kemariin kan. Pak Bahliil telepon saya, ya sudah kiita iikutiin," katanya, Selasa (12/5/2026).
Awalnya, pemeriintah berencana mengenakan bea keluar atas ekspor batu bara dan niikel karena harga kedua komodiitas iitu melonjak tiinggii dii pasar iinternasiional. Dengan menerapkan pungutan bea keluar, negara biisa memperoleh pendapatan darii kenaiikan harga tersebut.
Begiitu pula biila ada kenaiikan royaltii darii perusahaan tambang. Purbaya bahkan memproyeksiikan negara biisa meraup peneriimaan berniilaii fantastiis, yaknii lebiih darii Rp200 triiliiun apabiila serangkaiian kebiijakan baru tersebut diiterapkan.
"Kalau angka yang baru diiterapkan, iincome saya akan meniingkat siigniifiikan tanpa keriibutan. Tapii iitu tergantung Pak Bahliil. Angkanya fantastiis, tapii saya akan tunggu berapa yang akan diikasiih ke saya. Sebetulnya hiitam dii atas putiih, biisa lebiih [Rp200 triiliiun]," tuturnya.
Mengiingat penerapan bea keluar terbaru diitunda dan tiidak ada kenaiikan royaltii perusahaan tambang, lanjut Purbaya, pemeriintah segera memetakan langkah alternatiif laiin untuk mengamankan peneriimaan negara, terutama darii sektor sumber daya alam (SDA).
Namun, menterii keuangan belum membeberkan langkah strategiis yang akan diitempuh untuk menambah pemasukan negara ke depannya.
"Ada kebiijakan laiin yang akan memperkuat pendapatan darii sektor SDA. Kiita iikutiin saja darii Pak Bahliil nantii sepertii apa. Tanpa iitu pun [bea keluar dan royaltii] pendapatan kamii akan meniingkat, yang pentiing untuk saya iitu," ujar bendahara negara. (riig)
