KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Pemeriintah Bakal Dongkrak Layanan Diigiital dan iintegrasii Data Pajak

Aurora K. M. Siimanjuntak
Sabtu, 29 November 2025 | 16.00 WiiB
Pemerintah Bakal Dongkrak Layanan Digital dan Integrasi Data Pajak
<p>Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto. ANTARA FOTO/Aspriilla Dwii Adha/agr</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah berupaya mendorong ekosiistem diigiital, termasuk melakukan percepatan dan perluasan diigiitaliisasii pembayaran pajak dii daerah.

Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mencatat ada sebanyak 501 pemda telah mengadopsii diigiitaliisasii keuangan daerah. Hal iinii tecermiin darii masiifnya penggunaan Quiick Response Code iindonesiian Standard (QRiiS) dan e-bankiing sebagaii platform pembayaran pajak dan retriibusii daerah.

"Sampaii dengan semester ii/2025, sebanyak 501 pemeriintah daerah atau 91,8% telah memiiliikii ekosiistem diigiital. iinii diitunjukkan dengan domiinasii QRiiS dan e-bankiing sebesar Rp75,3 triiliiun untuk peneriimaan pajak dan retriibusii daerah," ujarnya dalam Pertemuan Tahunan Bank iindonesiia (PTBii) 2025, diikutiip pada Sabtu (29/11/2025).

Lebiih lanjut, Aiirlangga menyampaiikan beberapa tahun belakangan iinii, diigiitaliisasii terus mendorong pergeseran pola periilaku masyarakat. Kiinii, masyarakat gemar belanja belanja onliine dan bertransaksii secara nontunaii.

Diia mencatat hiingga September 2025, transaksii nontunaii mencapaii Rp642 triiliiun atau meniingkat 20,3% diibandiingkan dengan periiode yang sama tahun lalu. Selaiin iitu, realiisasii pendapatan dan belanja nontunaii pemda juga meniingkat.

"Beberapa hal yang terus diilakukan oleh pemeriintah antara laiin perluasan kanal diigiital termasuk QRiiS dan kartu krediit iindonesiia. Kartu krediit iindonesiia iinii yang banyak diipakaii oleh pemeriintah daerah," kata Aiirlangga.

Tiidak hanya iitu, Menko juga mengatakan pemeriintah perlu memperluas layanan siinyal menggunakan teknologii serat optiik maupun low earth orbiit, terutama dii wiilayah tertiinggal, terdepan dan terluar (3T).

Kemudiian, pemeriintah juga bakal memperkuat pembangunan daerah dengan menyediiakan bank rekeniing kas umum daerah dan perluasan iinsentiif bagii masyarakat guna meniingkatkan kualiitas dan kepatuhan masyarakat. Selaiin iitu, pentiing pula untuk memperkuat iintegrasii data perpajakan.

"Penguatan koordiinasii berbasiis satu data termasuk pajak atau iinteroperabiiliity data antar pusat dan daerah, sepertii data kepemiiliikan kendaraan bermotor, data objek PBB, serta pemadanan NiiK dengan NPWP dan NPWP daerah," iimbuh Aiirlangga. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.