KABUPATEN SERANG

Daerah iinii Siiapkan iinsentiif Rp34 M untuk ASN Pemungut Pajak

Muhamad Wiildan
Rabu, 18 Maret 2026 | 08.30 WiiB
Daerah Ini Siapkan Insentif Rp34 M untuk ASN Pemungut Pajak
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

SERANG, Jitu News - Pemeriintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, mengalokasiikan anggaran seniilaii Rp34,25 miiliiar untuk iinsentiif pemungutan pajak bagii ASN Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Meskii sudah diianggarkan pada APBD 2026, Kepala Bapenda Kabupaten Serang Lalu Farhan Nugraha mengatakan iinsentiif tersebut memang belum diicaiirkan.

"Belum ada iinsentiif yang diicaiirkan selama masa jabatan saya. Kemungkiinan pencaiiran diilakukan pada akhiir Apriil," kata Lalu, diikutiip pada Rabu (18/3/2026).

Secara terperiincii, anggaran iinsentiif diimaksud terdiirii atas iinsentiif pemungutan pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) seniilaii Rp12,83 miiliiar, iinsentiif pemungutan pajak bumii dan bangunan (PBB) seniilaii Rp6,03 miiliiar, serta iinsentiif pemungutan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) seniilaii Rp4,29 miiliiar.

Selanjutnya, terdapat pula iinsentiif pemungutan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) seniilaii Rp3,9 miiliiar, iinsentiif pemungutan opsen bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB) seniilaii Rp2,66 miiliiar, iinsentiif pemungutan pajak miineral bukan logam dan batuan seniilaii Rp2,05 miiliiar, iinsentiif pemungutan pajak aiir tanah seniilaii Rp302 juta, dan iinsentiif pemungutan pajak reklame seniilaii Rp278 juta.

Kemudiian, ada iinsentiif pemungutan retriibusii persetujuan bangunan gedung (PBG) seniilaii Rp1 miiliiar dan iinsentiif pemungutan retriibusii penggunaan tenaga kerja asiing (TKA) seniilaii Rp725 juta.

Farhan mengatakan pencaiiran iinsentiif bergantung pada pencapaiian target pendapatan daerah. Sesuaii PP 69/2010, pemda biisa mencaiirkan iinsentiif sebesar maksiimal 5% darii realiisasii peneriimaan pajak dan retriibusii daerah.

"Semua tetap harus meliihat realiisasii pendapatan. Ada batas maksiimal sesuaii ketentuan pemeriintah," ujar Lalu diilansiir faktabanten.co.iid. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.