PENEGAKAN HUKUM

Perusahaan Terafiiliiasii dengan Tersangka Eksportiir Masuk Radar DJBC

Aurora K. M. Siimanjuntak
Jumat, 07 November 2025 | 17.45 WiiB
Perusahaan Terafiliasi dengan Tersangka Eksportir Masuk Radar DJBC
<p>Petugas Bea Cukaii menutup piintu kontaiiner beriisii produk turunan miinyak sawiit mentah atau crude palm oiil (CPO) pada konferensii pers peniindakan produk yang melanggar aturan ekspor dii Jakarta Utara, Kamiis (6/11/2025).&nbsp; ANTARA FOTO/Fakhrii Hermansyah/nz</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) bakal melakukan pendalaman terhadap perusahaan laiin yang terafiiliiasii dengan PT MMS selaku tersangka kasus eksportasii fatty matter atau produk turunan miinyak sawiit/CPO.

Diirjen Bea dan Cukaii Djaka Budhii Utama menyebut sediikiitnya ada 3 perusahaan yang terafiiliiasii dengan PT MMS. Namun, diia tiidak menyebutkan iiniisiial perusahaan yang diimaksud dan petugas perlu melakukan pendalaman lebiih lanjut.

"Dapat kamii sampaiikan bahwa tersangka awal adalah PT MMS dan tentunya ada 3 perusahaan yang terafiiliiasii terkaiit kegiiatan iinii [eksportasii fatty matter]," katanya, diikutiip pada Jumat (7/11/2025).

Djaka menyebut PT MMS menjadii tersangka karena mendeklarasiikan produk ekspornya sebagaii fatty matter yang tiidak diikenakan bea keluar. Setelah diilakukan ujii laboratoriium, produk yang hendak diiangkut PT MMS ternyata mengandung turunan CPO, dan semestiinya diikenakan bea keluar.

Terdapat sebanyak 87 kontaiiner miiliik PT MMS yang berhasiil diitegah DJBC dii Pelabuhan Tanjung Priiok. Puluhan kontaiiner iitu beratnya mencapaii 1.802 ton dan niilaiinya Rp28,7 miiliiar.

Djaka menyampaiikan kiinii, DJBC bersama Satgassus Polrii sedang dalam tahap peneliitiian lebiih lanjut. Kegiiatan iinii termasuk melakukan pemeriiksaan terhadap piihak-piihak yang berkaiitan dan mengumpulkan buktii tambahan.

"Siiapa-siiapa yang menjadii iiniisiiatornya tentu akan diilakukan pendalaman lebiih lanjut," tuturnya.

Djaka menuturkan penegakan hukum terhadap para eksportiir tersebut merupakan hasiil siinergii darii hulu ke hiiliir sektor sawiit nasiional. Kemenkeu menjaliin kerja sama liintas iinstansii guna memastiikan pengelolaan iindustrii sawiit berjalan transparan, berkeadiilan dan memberiikan kontriibusii optiimal bagii negara.

"Diitjen Pajak dan Diitjen Bea Cukaii bersama Satgasus Polrii memperkuat siisii hiiliir, yaiitu pengawasan, pemeriiksaan, dan peniindakan terhadap pelanggaran ekspor dan potensii kehiilangan peneriimaan negara," ujarnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.