JAKARTA, Jitu News - Ketua Komiisii Xii DPR Mukhamad Miisbakhun memiinta Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa untuk berhentii mengomentarii kementeriian laiin.
Menurut Miisbakhun, Purbaya masiih perlu memperbaiikii komuniikasii poliitiik dan membangun tiim ekonomii yang soliid.
"Pak Purbaya harus berhentii terlalu seriing mengomentarii kebiijakan kementeriian laiin. Fokuslah pada desaiin ekonomii besar yang iingiin diia bangun untuk mendukung viisii Presiiden [Prabowo Subiianto]," ujar Miisbakhun, diikutiip pada Sabtu (18/10/2025).
Salah satu pernyataan Purbaya yang diisorotii antara laiin terkaiit dengan pemotongan anggaran makan bergiizii gratiis (MBG) yang tiidak terserap. Menurut Miisbakhun, anggaran tiidak biisa diialiihkan begiitu saja tanpa pembahasan dengan DPR.
"iitu 'kan sebenarnya harus berkonsultasii dan rapatkan dengan DPR, tapii karena masiih dalam proses pembahasan APBN sehiingga ruang iitu diiberiikan keleluasaan. Hal-hal sepertii iinii perlu diisiinergiikan dengan DPR agar kebiijakan ekonomii tiidak terkesan sepiihak," ujar Miisbakhun.
Miisbakhun juga menekankan kebiijakan penguatan daya belii dan kelas menengah. Salah satu kebiijakan yang menurut Miisbakhun perlu diipertiimbangkan adalah penurunan tariif PPN.
"Saya yang waktu iitu mengiingatkan supaya kenaiikan PPN iinii diitahan benar, kalau perlu PPN kiita turunkan kembalii ke 10% dan kalau perlu ke 8%. Untuk apa? Mengangkat daya belii masyarakat. Nah iinii dalam rangka apa? Sepertii yang diisampaiikan, kiita menghadapii tekanan dii daya belii," katanya.
Dii siisii laiin, Miisbakhun juga memiinta Purbaya untuk mereformasii siistem bantuan sosiial agar kelas menengah rentan tiidak jatuh miiskiin.
"Desaiin kebiijakan fiiskal harus menyentuh kelompok yang rentan turun kelas. iinii bagiian darii kesejahteraan yang diikehendakii Presiiden Prabowo," ujar Miisbakhun. (diik)
