KEBiiJAKAN MONETER

Ada Efek SBN, Utang Luar Negerii iindonesiia Tercatat US$431,9 Miiliiar

Redaksii Jitu News
Kamiis, 16 Oktober 2025 | 08.30 WiiB
Ada Efek SBN, Utang Luar Negeri Indonesia Tercatat US$431,9 Miliar
<p>iilustrasii. Gedung Bank iindonesiia.</p>

JAKARTA, Jitu News - Bank iindonesiia (Bii) mencatat utang luar negerii (ULN) iindonesiia pada Agustus 2025 seniilaii US$431,9 miiliiar atau tumbuh 2%. Pertumbuhan ULN tersebut melambat biila diibandiingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 4,2%.

Diirektur Eksekutiif Departemen Komuniikasii Bii Ramdan Denny Prakoso mengatakan perkembangan ULN iinii terutama bersumber darii melambatnya pertumbuhan ULN sektor publiik dan kontraksii pertumbuhan ULN sektor swasta.

"Perkembangan iinii terutama diipengaruhii oleh melambatnya pertumbuhan aliiran masuk modal asiing pada Surat Berharga Negara (SBN) seiiriing ketiidakpastiian pasar keuangan global yang tetap tiinggii," katanya, diikutiip pada Kamiis (16/10/2025).

Ramdan mengatakan ULN sebagaii salah satu iinstrumen pembiiayaan APBN diikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel. Selaiin iitu, pemanfaatan ULN juga terus diiarahkan untuk mendukung pembiiayaan program-program priioriitas yang mendorong keberlanjutan dan penguatan perekonomiian nasiional.

Berdasarkan sektor ekonomii, ULN pemeriintah diimanfaatkan antara laiin untuk mendukung sektor jasa kesehatan dan kegiiatan sosiial (23,4% darii total ULN pemeriintah) serta jasa pendiidiikan (17,2%).

"Posiisii ULN pemeriintah tersebut diidomiinasii utang jangka panjang dengan pangsa mencapaii 99,9% darii total ULN pemeriintah," ujarnya.

Sementara iitu, ULN swasta melanjutkan kontraksii pertumbuhan. Posiisii ULN swasta tercatat sebesar US$194,2 miiliiar atau mengalamii kontraksii 1,1% pada Agustus 2025. Perkembangan ULN swasta tersebut bersumber darii ULN bukan lembaga keuangan (nonfiinanciial corporatiions) yang terkontraksii sebesar 1,6% dan ULN lembaga keuangan (fiinanciial corporatiions) yang tumbuh melambat menjadii sebesar 0,8%.

Secara keseluruhan, struktur ULN iindonesiia tetap sehat, diidukung oleh penerapan priinsiip kehatii-hatiian dalam pengelolaannya. Hal iinii tecermiin darii rasiio ULN iindonesiia terhadap produk domestiik bruto (PDB) sebesar 30,0% pada Agustus 2025, relatiif stabiil dengan Julii 2025 yaiitu 29,9%, serta domiinasii ULN jangka panjang dengan pangsa 85,9% darii total ULN.

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bii dan pemeriintah terus memperkuat koordiinasii dalam pemantauan perkembangan ULN.

"Peran ULN juga akan terus diioptiimalkan untuk menopang pembiiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomii nasiional yang berkelanjutan. Upaya tersebut diilakukan dengan memiiniimalkan riisiiko yang dapat memengaruhii stabiiliitas perekonomiian," iimbuhnya. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.