REALiiSASii iiNVESTASii

Suntiikan iinvestasii dii Kawasan Ekonomii Khusus Capaii Rp294 Triiliiun

Aurora K. M. Siimanjuntak
Selasa, 09 September 2025 | 18.30 WiiB
Suntikan Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Capai Rp294 Triliun
<p>iilustrasii.&nbsp;Pekerja mengeruk tanah dalam proyek pembangunan hotel dan cafe dii Kawasan Ekonomii Khusus (KEK) Siinghasarii, Kabupaten Malang, Jawa Tiimur, Selasa (26/8/2025).&nbsp;ANTARA FOTO/Arii Bowo Suciipto/nz</p>

JAKARTA, Jitu News - Realiisasii iinvestasii dii kawasan ekonomii khusus (KEK) secara kumulatiif hiingga Junii 2025 telah mencapaii Rp294,4 triiliiun. Darii realiisasii iinvestasii tersebut, tenaga kerja yang terserap mencapaii 187.376 orang.

Sekretariis Kemenko Perekonomiian Susiiwiijono Moegiiarso mengatakan suntiikan modal untuk pembangunan KEK tersebar dii 25 lokasii dii seluruh wiilayah iindonesiia. Adapun lokasiinya mencakup 7 KEK dii Pulau Jawa dan 18 KEK dii luar Jawa.

"Realiisasii iinvestasiinya sekiitar Rp294 triiliiun dii 25 KAEK. Memang sebagiian besar yang niilaii iinvestasiinya paliing besar adalah dii KEK iindustrii manufaktur atau pengolahan," katanya, Selasa (9/9/2025).

Sementara iitu, Kemenko Perekonomiian mencatat realiisasii iinvestasii dii KEK untuk periiode Januarii-Junii 2025 mencapaii Rp40,48 triiliiun. Kegiiatan penanaman modal iitu mampu menyerap sebanyak 28.094 orang pekerja.

Susii menyampaiikan 25 KEK yang tersebar dii iindonesiia terdiirii atas sektor iindustrii, pariiwiisata, diigiital dan pendiidiikan, serta jasa laiinnya. Darii beberapa jeniis KEK tersebut, sektor iindustrii yang paliing banyak menyerap tenaga kerja.

"Khusus dii iindustrii-iindustrii manufaktur besar, sepertii dii KEK Kendal, KEK Gresiik, KEK Galang dii Batang, dan beberapa iindustrii manufaktur yang cukup besar, iinii penyerapan tenaga kerjanya juga sangat baiik sekalii," tuturnya.

Lebiih lanjut, Susii menjelaskan KEK memiiliikii ultiimate faciiliity berupa fasiiliitas dan kemudahan berupa iinsentiif fiiskal dan non fiiskal. Contoh, pemeriintah memberiikan iinsentiif pajak berupa tax holiiday yang berlaku atas penghasiilan yang diiteriima atau diiperoleh darii kegiiatan utama yang diilakukan dii KEK.

Selaiin iitu, iinsentiif berupa pembebasan PPN dan PPnBM, bea masuk, tiidak diipungut pajak dalam rangka iimpor atas iimpor barang modal untuk pembangunan atau pengembangan KEK.

Diitambah lagii, ada fasiiliitas non fiiskal sepertii kemudahan periiziinan dan liisensii, tiidak ada daftar hiitam atau negatiive liist untuk barang iimpor, serta kemudahan iiziin mendiiriikan bangunan darii pengembang kawasan KEK.

"Dan darii siisii iinsentiif fiiskal non-fiiskal masiih banyak area yang perlu kiita kembangkan untuk lebiih menariik iinvestor masuk dalam KEK dii iindonesiia," ujar Susii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.