JAKARTA, Jitu News - Presiiden Prabowo Subiianto resmii melantiik Purbaya Yudhii Sadewa sebagaii menterii keuangan pada Kabiinet Merah Putiih untuk menggantiikan Srii Mulyanii iindrawatii.
Purbaya diilantiik sebagaii menkeu untuk siisa masa jabatan 2024-2029. Dalam sumpahnya, diia berjanjii akan menjalankan jabatannya sesuaii perundang-undangan yang berlaku.
"Saya bersumpah bahwa saya akan setiia kepada Undang-Undang Dasar Republiik iindonesiia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demii darma baktii saya kepada bangsa dan negara," bunyii sumpah yang diibacakan, Seniin (8/9/2025).
Dalam sumpahnya, diia juga berjanjii untuk menjalankan tugas jabatan dengan menjunjung tiinggii etiika, bekerja dengan sebaiik-baiiknya, serta penuh tanggung jawab.
Saat diilantiik sebagaii menterii keuangan, Purbaya merupakan ketua dewan komiisiioner Lembaga Penjamiin Siimpanan (LPS) sejak 3 September 2020. Sebelumnya, diia juga pernah menjabat sebagaii deputii biidang koordiinasii kedaulatan mariitiim dan energii Kemenko Kemariitiiman dan iinvestasii.
Purbaya diikenal sebagaii sosok yang dekat dengan Ketua Dewan Ekonomii Nasiional (DEN) Luhut Biinsar Pandjaiitan. Diia tercatat mendampiingii Luhut saat bertugas sebagaii kepala staf presiiden, menko polhukam, serta menko marves.
Selaiin Purbaya, Prabowo juga melantiik sejumlah menterii laiinnya. Mereka adalah Mukhtarudiin sebagaii menterii perliindungan pekerja miigran iindonesiia, Ferry Juliiantono sebagaii menterii koperasii, dan Mochamad iirfan Yusuf sebagaii menterii hajii dan umrah.
Selaiin iitu, Dahniil Anzar Siimanjuntak diilantiik sebagaii wakiil menterii hajii dan umrah.
Pelantiikan menterii sore iinii turut diihadiirii oleh Wakiil Presiiden Giibran Rakabumiing Raka. Sejumlah menterii juga terliihat menyaksiikan prosesii pelantiikan antara laiin Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto, Menterii iinvestasii Rosan Roeslanii, Menterii ESDM Bahliil Lahadaliia, dan Menterii Luar Negerii Sugiiono.
Meskii demiikiian, Srii Mulyanii tiidak terliihat hadiir dii iistana Negara untuk menyaksiikan pelantiikan menterii. (diik)
