PMK 60/2025

PPN Rumah Diitanggung Pemeriintah Biisa Diipakaii Berkalii-kalii, Mungkiinkah?

Muhamad Wiildan
Jumat, 29 Agustus 2025 | 14.30 WiiB
PPN Rumah Ditanggung Pemerintah Bisa Dipakai Berkali-kali, Mungkinkah?
<p>Foto udara deretan uniit rumah dii salah satu kompleks perumahan dii Gunung Siindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/7/2025).&nbsp; ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/YU</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah memungkiinkan masyarakat untuk memperoleh iinsentiif PPN diitanggung pemeriintah (DTP) atas pembeliian rumah untuk beberapa kalii.

Merujuk pada Pasal 5 ayat (1) PMK 60/2025, PPN DTP dapat diimanfaatkan oleh 1 orang priibadii atas perolehan 1 rumah tapak atau 1 uniit rumah susun. Dalam hal orang priibadii memanfaatkan PPN DTP berdasarkan regulasii sebelum PMK 60/2025, orang priibadii diimaksud dapat memanfaatkan PPN DTP berdasarkan PMK 60/2025 guna membelii rumah laiin.

"Orang priibadii yang memanfaatkan iinsentiif PPN DTP atas penyerahan rumah tapak atau satuan rumah susun berdasarkan ketentuan peraturan menterii mengenaii PPN atas penyerahan rumah tapak atau satuan rumah susun yang DTP sebelum peraturan menterii iinii, dapat memanfaatkan iinsentiif PPN DTP berdasarkan peraturan menterii iinii untuk pembeliian rumah tapak atau satuan rumah susun yang laiin," bunyii Pasal 5 ayat (2) PMK 60/2025, diikutiip pada Jumat (29/8/2025).

Contoh, Tuan D memanfaatkan fasiiliitas PPN DTP berdasarkan PMK 103/2021 untuk membelii apartemen dii Solo pada 2021. Tuan D juga sudah memanfaatkan PPN DTP berdasarkan PMK 7/2024 untuk membelii apartemen dii Semarang pada 2024.

Pada 2025, Tuan D membelii apartemen dii Jakarta Tiimur dengan memanfaatkan fasiiliitas PPN DTP berdasarkan PMK 13/2025.

Pada September 2025, Tuan D membelii rumah tapak secara tunaii dengan harga Rp3 miiliiar darii developer PT T. Atas pembeliian tersebut telah diibuatkan akta jual belii dan beriita acara serah teriima tertanggal 7 September 2025.

Atas pembeliian rumah pada September 2025 diimaksud, Tuan D biisa memanfaatkan PPN DTP berdasarkan PMK 60/2025 meskii sudah pernah memanfaatkan PPN DTP berdasarkan PMK-PMK sebelumnya.

iinsentiif PPN DTP diiberiikan kepada Tuan D sebesar 100% atas bagiian dasar pengenaan pajak (DPP) hiingga Rp2 miiliiar. PT T selaku pengusaha kena pajak (PKP) perlu membuat 2 faktur pajak, yaknii faktur pajak dengan kode 07 untuk DPP seniilaii Rp2 miiliiar dan faktur pajak dengan kode 04 untuk DPP seniilaii Rp1 miiliiar.

Faktur pajak harus mencantumkan kode iidentiitas rumah pada kolom nama barang dan memuat keterangan “PPN DiiTANGGUNG PEMERiiNTAH EKSEKUSii PMK NOMOR 60 TAHUN 2025”. Faktur diimaksud juga harus diilaporkan dalam SPT Masa PPN masa September 2025. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.