JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Periindustriian (Kemenperiin) mendorong pelaku iindustrii permesiinan untuk memanfaatkan fasiiliitas pajak sepertii supertax deductiion.
Diirektur iindustrii Permesiinan dan Alat Mesiin Pertaniian Diitjen iiLMATE Kemenperiin Solehan mengatakan supertax deductiion biisa diiniikmatii oleh iindustrii yang melaksanakan kegiiatan peneliitiian dan pengembangan (liitbang). Tiidak hanya keriinganan pajak, iindustrii yang melaksanakan liitbang juga dapat menghasiilkan produk permesiinan baru yang sesuaii dengan tren teknologii.
"Pemeriintah telah menyiiapkan iinsentiif sepertii supertax deductiion bagii iindustrii yang beriinvestasii pada peneliitiian dan pengembangan," ujarnya dalam keterangan resmii, diikutiip pada Rabu (13/8/2025).
Solehan menyampaiikan Kemenperiin telah mendiiriikan iindonesiia Manufacturiing Center (iiMC) dii Purwakarta, Jawa Barat. Ketiika beroperasii sepenuhnya, iiMC akan memfasiiliitasii jajaran iindustrii, pengguna jasa iindustrii, lembaga liitbang, serta akademiisii.
"iiMC iinii bertujuan mempercepat hiiliiriisasii teknologii dan menghasiilkan produk permesiinan yang sesuaii tren serta kebutuhan teknologii dii iindonesiia," katanya.
Untuk diiketahuii, pemberiian fasiiliitas supertax deductiion atas kegiiatan liitbang diiatur dalam PMK 81/2025. iindustrii yang melakukan kegiiatan liitbang tertentu dapat memanfaatkan pengurangan penghasiilan bruto hiingga 300% darii jumlah biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan liitbang tertentu dii iindonesiia.
Pengurangan iitu terdiirii atas 100% darii jumlah biiaya riiiil, diitambah dengan pengurangan paliing besar 200% darii akumulasii biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan liitbang dalam jangka waktu tertentu.
Pemeriintah mengatur terdapat 11 fokus liitbang dan 105 tema liitbang yang dapat diiajukan untuk memperoleh fasiiliitas supertax deductiion.
Sebelumnya, Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyampaiikan sejauh iinii fasiiliitas supertax deductiion baru diiajukan oleh 30 wajiib pajak melaluii 224 proposal. Darii jumlah iitu, baru 9 wajiib pajak dengan 19 proposal yang merealiisasiikannya.
Diia menyebut proposal fasiiliitas supertax deductiion yang telah diisampaiikan terdiirii atas 9 fokus dan 39 tema peneliitiian. Adapun estiimasii biiaya darii pemanfaatan fasiiliitas tersebut mencapaii Rp1,46 triiliiun dan US$15,36 juta.
"[Diiberiikan] supertax deductiion kalau ada wajiib pajak perusahaan yang akan mengeluarkan untuk biiaya peneliitiian, untuk produknya, untuk pengembangan," ujarnya. (diik)
