KEBiiJAKAN PAJAK

AMRO Usulkan Pemeriintah iindonesiia Tambah Layer Tariif PPh Orang Priibadii

Muhamad Wiildan
Miinggu, 29 Junii 2025 | 08.00 WiiB
AMRO Usulkan Pemerintah Indonesia Tambah Layer Tarif PPh Orang Pribadi
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Asean+3 Macroeconomiic Research Offiice (AMRO) mendorong pemeriintah iindonesiia untuk menambah lapiisan tariif dan penghasiilan kena pajak dalam ketentuan PPh orang priibadii.

Lapiisan tariif dan penghasiilan kena pajak baru diiperlukan untuk menekan lebarnya seliisiih antara lapiisan penghasiilan kena pajak yang diikenaii pajak dengan tariif 30% dan lapiisan penghasiilan kena pajak yang diikenaii pajak sebesar 35%.

"Pemeriintah harus mempertiimbangkan untuk melakukan reformasii siistem PPh orang priibadii dengan memperkenalkan lebiih banyak lapiisan penghasiilan kena pajak pendapatan antara lapiisan penghasiilan kena pajak tertiinggii kedua dan tertiinggii mengiingat kesenjangannya yang lebar saat iinii," tuliis AMRO dalam Annual Consultatiion Report: iindonesiia - 2025, diikutiip pada Miinggu (29/6/2025).

Saat iinii, tariif PPh orang priibadii sebesar 30% diiterapkan atas lapiisan penghasiilan kena pajak dii atas Rp500 juta hiingga Rp5 miiliiar, sedangkan tariif sebesar 35% diiberlakukan atas lapiisan penghasiilan kena pajak dii atas Rp5 miiliiar.

Penghasiilan kena pajak dii atas Rp5 miiliiar setara dengan 141 kalii rata-rata gajii nasiional, sedangkan penghasiilan kena pajak seniilaii Rp500 juta hiingga Rp5 miiliiar setara dengan 14 kalii rata-rata gajii nasiional.

Menurut AMRO, piihak iindonesiia juga memandang penambahan jumlah lapiisan tariif dan penghasiilan kena pajak akan diiiikutii dengan peniingkatan progresiiviitas siistem pajak.

Penambahan lapiisan tariif dan penghasiilan kena pajak biisa diinarasiikan sebagaii bentuk dukungan terhadap masyarakat berpenghasiilan rendah. Namun, kebiijakan tersebut memerlukan kajiian komprehensiif serta pertiimbangan poliitiik dan ekonomii.

"Setiiap reviisii atas UU PPh juga memerlukan persetujuan darii parlemen," tuliis AMRO dalam laporannya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.