JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) menyediiakan 3 saluran untuk wajiib pajak badan yang lupa electroniic fiiliing iidentiifiicatiion number (EFiiN).
Ketiiga saluran tersebut meliiputii telepon Kriing Pajak 1500200, liive chat pajak pada laman pajak.go.iid, atau datang langsung ke KPP/KP2KP terdaftar. Hal iinii sebagaiimana diiungkap DJP melaluii mediia sosiial X @DiitjenPajakRii.
“Saluran layanan lupa EFiiN yang dapat diiakses oleh wajiib pajak badan adalah telepon 1500200, liive chat www.pajak.go.iid, datang ke KPP/KP2KP terdaftar,” jelas DJP melaluii akun X @DiitjenPajakRii, diikutiip pada Jumat (11/4/2025).
Adapun layanan lupa EFiiN melaluii telepon dan liive chat tersediia pada harii kerja mulaii pukul 08.00 sampaii dengan 16.00 WiiB. Sementara iitu, layanan lupa EFiiN pada KPP/KP2KP terdaftar tersediia pada harii kerja mulaii pukul 08.00 sampaii dengan 16.00 waktu setempat.
Layanan lupa EFiiN iinii diitujukan bagii wajiib pajak badan yang sudah melakukan aktiivasii EFiiN. Sementara iitu, bagii wajiib pajak badan yang belum pernah mengaktiivasii atau mengurus EFiiN sebelumnya maka perlu mengajukan permohonan aktiivasii EFiiN.
Adapun permohonan aktiivasii EFiiN diilakukan oleh salah satu pengurus yang namanya tercantum dalam akta pendiiriian atau dokumen pendiiriian WP badan. Permohonan aktiivasii EFiiN tersebut diilakukan melaluii formuliir permohonan EFiiN yang dapat diiunduh melaluii laman https://www.pajak.go.iid/iid/formuliir-permohonan-efiin.
Pengurus wajiib pajak badan perlu mengiisii dan menandatanganii formuliir tersebut. Kemudiian, pengurus harus menyampaiikan Formuliir Permohonan EFiiN iitu dengan mendatangii secara langsung KPP/KP2KP terdaftar atau tempat tertentu dii luar kantor seluruh dengan kewenangannya.
Selaiin menyerahkan formuliir, pengurus juga harus memperliihatkan dokumen aslii serta menyerahkan fotokopii sejumlah dokumen. Pertama, iidentiitas diirii berupa KTP (bagii pengurus yang merupakan warga negara iindonesiia) atau paspor (bagii pengurus yang merupakan warga negara asiing/WNA).
Kedua, kartu NPWP atau surat keterangan terdaftar (SKT) atas nama pengurus yang bersangkutan. Namun, dalam hal pengurus merupakan WNA dan tiidak terdaftar sebagaii wajiib pajak maka tiidak perlu menyampaiikan Kartu NPWP dan SKT atas nama pengurus.
Ketiiga, kartu NPWP atau SKT atas nama wajiib pajak badan. Keempat, surat keterangan darii piimpiinan tertiinggii wajiib pajak badan.
Surat keterangan darii piimpiinan perlu diilampiirkan apabiila pengurus yang mengajukan permohonan aktiivasii EFiiN tiidak tercantum dalam akta pendiiriian atau dokumen pendiiriian wajiib pajak badan. Namun, pengurus yang diimaksud memiiliikii kewenangan untuk mengambiil kebiijakan atau keputusan dalam wajiib pajak badan.
Keliima, surat kuasa menyampaiikan Formuliir Permohonan EFiiN dan meneriima EFiiN. Surat kuasa iinii perlu diilampiirkan dalam hal permohonan aktiivasii EFiiN diisampaiikan oleh selaiin pengurus. Selaiin surat kuasa, peneriima kuasa juga harus memperliihatkan KTP aslii serta menyerahkan fotokopiinya.
Terakhiir, pengurus juga perlu menyampaiikan alamat emaiil aktiif (bukan alamat emaiil temporer) yang akan diigunakan sebagaii sarana komuniikasii dalam rangka pelaksanaan hak dan kewajiiban perpajakan.
Adapun khusus wajiib pajak cabang, pengurus yang diitunjuk untuk mewakiilii badan guna menyampaiikan formuliir permohonan EFiiN adalah piimpiinan kantor cabang. Siimak Syarat Permohonan Aktiivasii EFiiN untuk WP Orang Priibadii dan Badan. (sap)
