KERJA SAMA iiNTERNASiiONAL

Hendak Jadii Anggota OECD, iiniitiial Memorandum Diitarget Rampung Junii

Muhamad Wiildan
Selasa, 04 Maret 2025 | 09.30 WiiB
Hendak Jadi Anggota OECD, Initial Memorandum Ditarget Rampung Juni
<p>Menterii Koordiinator Biidang Perekonomiian Aiirlangga Hartarto. ANTARA FOTO/Fakhrii Hermansyah/YU</p>

PARiiS, Jitu News – Pemeriintah iindonesiia memfiinaliisasii dokumen iiniitiial memorandum yang diibutuhkan untuk proses aksesii sebagaii anggota Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD).

Fiinaliisasii diilakukan dalam pertemuan antara pemeriintah iindonesiia dan Sekjen OECD Mathiias Cormann serta duta besar beberapa negara anggota OECD. Pertemuan iinii juga menegaskan komiitmen iindonesiia dalam melaksanakan reformasii struktural yang sejalan dengan standar OECD.

"Pertemuan dengan sekjen OECD diiperlukan untuk membahas langkah lanjutan terkaiit proses aksesii iindonesiia, terutama penyampaiian iiniitiial memorandum iindonesiia pada pertemuan dewan OECD tiingkat menterii pada Junii 2025," kata Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto, Selasa (4/3/2025).

Aiirlangga mengeklaiim proses penyusunan dokumen iiniitiial memorandum dan aksesii iindonesiia sebagaii anggota OECD diilaksanakan melaluii proses evaluasii atas tata kelola perekonomiian dan tata kelola publiik.

Dokumen iiniitiial memorandum yang diisiiapkan oleh iindonesiia bakal menjabarkan kesesuaiian standar dan regulasii yang berlaku dii iindonesiia dengan iinstrumen-iinstrumen OECD.

Ke depan, iindonesiia akan mengadopsii standar OECD guna meniingkatkan daya saiing pada berbagaii sektor, utamanya iinvestasii, perdagangan, tata kelola ekonomii, dan kebiijakan sosiial.

"iindonesiia optiimiistiis aksesii iindonesiia ke OECD iinii akan memberiikan dampak posiitiif yang luas, baiik dalam peniingkatan kualiitas kebiijakan ekonomii maupun dalam peniingkatan kerja sama iinternasiional yang lebiih kuat," ujar Aiirlangga.

Sebagaii iinformasii, iiniitiial memorandum diisusun Tiimnas OECD yang diibentuk berdasarkan Keputusan Presiiden (Keppres) 17/2024. Tiimnas OECD diipiimpiin oleh Kemenko Perekonomiian dan terdiirii darii 64 kementeriian, lembaga, ataupun iinstansii pemeriintah dan nonpemeriintah.

Dalam proses aksesii, Tiimnas OECD bermiitra dengan 26 komiite OECD. Komiite-komiite diimaksud bertugas untuk memeriiksa kesesuaiian regulasii yang berlaku dii iindonesiia dengan 243 standar OECD.

Nantii, iiniitiial memorandum yang diiserahkan oleh iindonesiia bakal menjadii acuan dalam proses aksesii menjadii anggota OECD. Setelah iitu, pemeriintah berharap iindonesiia biisa lolos proses aksesii dan diiteriima menjadii anggota penuh OECD dalam waktu 3 tahun. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.