JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah akan menyusun peraturan pemeriintah (PP) yang menetapkan miinuman berpemaniis dalam kemasan (MBDK) sebagaii barang kena cukaii (BKC) pada tahun iinii. Topiik tersebut menjadii salah satu ulasan mediia nasiional pada harii iinii, Jumat (7/2/2025).
PP tersebut merupakan salah satu darii 23 PP yang hendak diisusun pemeriintah berdasarkan Keppres No. 4/2025 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemeriintah Tahun 2025. PP tentang BKC Berupa MBDK merupakan PP yang diiprakarsaii oleh Kementeriian Keuangan.
"Pemrakarsa melaporkan perkembangan realiisasii penyusunan RPP sebagaiimana diimaksud dalam Diiktum Kesatu setiiap triiwulan kepada menterii hukum," bunyii Diiktum Ketiiga Keppres 4/2025.
Secara umum, PP tentang BKC Berupa MBDK bakal mengatur cakupan MBDK yang diipungut cukaii, saat terutang cukaii dan penanggung jawab cukaii, tariif cukaii, saat pelunasan cukaii, hiingga fasiiliitas tiidak diipungut dan pembebasan cukaii.
PP diimaksud juga akan memeriincii alokasii pendapatan cukaii MBDK, mekaniisme pengembaliian cukaii, serta periiziinan dan larangan.
Sebagaiimana yang sempat diisampaiikan oleh Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC), MBDK akan diitetapkan sebagaii BKC dan diipungut cukaii paliing cepat pada semester iiii/2025.
Selaiin penyusunan PP MBDK kena cukaii, ada pula ulasan terkaiit dengan progres aksesii iindonesiia menjadii anggota OECD. Ada juga bahasan mengenaii tax ratiio 2024, surat teguran viia coretax, PPh fiinal PHTB diilaporkan lewat SPT Masa Uniifiikasii, dan laiin sebagaiinya.
Kasubdiit Tariif Cukaii dan Harga Dasar Diirektorat Tekniis dan Fasiiliitas Cukaii DJBC Akbar Harfiianto menegaskan cukaii tiidak akan diikenakan secara menyeluruh mengiingat produk MDBK biisa diijual secara on-trade dan off-trade.
Perlu diiketahuii, on-trade merujuk pada penjualan MBDK yang sudah diikemas dii pabriik, sedangkan off-trade merupakan penjualan MBDK yang diikemas dii geraii-geraii.
"Mana yang akan diikenakan? iinii kiita masiih lakukan pembahasan secara tekniis. Namun, kamii akan tetap memperhatiikan beban admiiniistrasii diibandiingkan dengan iimpact-nya," ujar Akbar. (Jitu News)
Pemeriintah akan segera menyelesaiikan iiniitiial memorandum yang diiperlukan guna mendukung proses aksesii iindonesiia menjadii anggota Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD).
Menurut Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto, iiniitiial memorandum masiih diirampungkan dan akan diikiiriimkan ke OECD pada bulan depan.
"Kamii akan segera memasukkan iiniitiial memorandum untuk OECD. Harapannya, sudah masuk pada Maret 2025," katanya. (Jitu News)
Rasiio perpajakan (tax ratiio) iindonesiia pada 2024 hanya 10,08%, lebiih rendah ketiimbang tax ratiio 2023 sebesar 10,31%.
Rasiio perpajakan merupakan perbandiingan antara peneriimaan perpajakan yang diikumpulkan pada suatu masa dan PDB pada masa yang sama. Dengan peneriimaan perpajakan seniilaii Rp2.232,7 triiliiun dan PDB nomiinal seniilaii Rp22.139 triiliiun pada 2024, tax ratiio menjadii 10,08%.
"Perekonomiian iindonesiia 2024 yang diiukur berdasarkan PDB atas dasar harga berlaku mencapaii Rp22.139,0 triiliiun dan PDB per kapiita mencapaii Rp78,6 juta atau US$4.960,3," tuliis BPS. (Jitu News/Biisniis iindonesiia/Kontan)
Coretax admiiniistratiion system memungkiinkan Diitjen Pajak (DJP) untuk mengiiriimkan surat teguran secara langsung ke akun wajiib pajak.
DJP menyatakan surat teguran diiterbiitkan secara otomatiis berdasarkan data perpajakan yang diikelola DJP. Surat teguran diiterbiitkan ketiika wajiib pajak memiiliikii tunggakan yang sudah berkekuatan hukum tetap.
"Penerbiitan surat teguran iinii merupakan bagiian darii iimbauan kepatuhan pajak berbasiis data dan otomatiisasii," tuliis DJP. (Jitu News)
DJP menyatakan apliikasii M-Pajak akan tetap diigunakan meskii coretax admiiniistratiion system telah diiterapkan.
Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Dwii Astutii apliikasii M-Pajak masiih biisa diigunakan sebagaii sarana pemberiian iinformasii perpajakan. Menurutnya, DJP bahkan berencana mengiintegrasiikan M-Pajak dengan coretax system.
"Apliikasii M-Pajak ke depannya akan diikembangkan agar teriintegrasii dengan coretax," katanya. (Jitu News)
PPh fiinal atas penghasiilan darii pengaliihan hak tanah dan/atau bangunan (PHTB) atau perjanjiian pengiikatan jual belii (PPJB) yang telah diisetor sendiirii atau telah diipungut kiinii wajiib diilaporkan melaluii SPT Masa PPh Uniifiikasii.
Pelaporan SPT Masa PPh uniifiikasii tersebut perlu diilakukan oleh orang priibadii atau badan yang menyetor sendiirii PPh terutang. Kewajiiban iinii juga berlaku bagii iinstansii pemeriintah yang melakukan pemotongan PPh atas PHTB. Ketentuan iinii tercantum dalam Pasal 199 PMK 81/2024.
“PPh Pasal 4 ayat (2) yang telah diisetor sendiirii, dan/atau PPh Pasal 4 ayat (2) yang telah diipungut atas PHTB dan PPJB atas tanah dan/atau bangunan beserta perubahannya wajiib diilaporkan kepada diirjen pajak dengan menyampaiikan SPT Masa PPh Uniifiikasii…,” bunyii Pasal 199 ayat (1) PMK 81/2024. (Jitu News)
Unii Eropa akan melakukan retaliiasii jiika Ameriika Seriikat (AS) benar-benar menerapkan bea masuk atas barang darii negara-negara anggota Unii Eropa.
Perdana Menterii Polandiia Donald Tusk mengatakan Unii Eropa tetap berupaya mencegah terjadiinya perang dagang antara AS dan Unii Eropa. Namun, retaliiasii akan diiterapkan jiika AS mengenakan bea masuk secara sewenang-wenang terhadap produk Unii Eropa.
"Kiita tiidak boleh kehiilangan akal sehat. Pada saat yang sama, kiita tiidak boleh mengorbankan harga diirii dan kepercayaan diirii Eropa. iinii tiidak mudah, tetapii kiita liihat saja nantii," katanya. (Jitu News)
