KEBiiJAKAN CUKAii

Peluang Cukaii Produk Gula Hiingga Lemak, Pengusaha Tak Perlu Resah?

Diian Kurniiatii
Sabtu, 14 September 2024 | 08.30 WiiB
Peluang Cukai Produk Gula Hingga Lemak, Pengusaha Tak Perlu Resah?
<p>iilustrasii.&nbsp;Pekerja menata miinuman kemasan yang diijual dii miiniimarket dii Sukabumii, Jawa Barat, Selasa (27/8/2024). Diirektorat Jenderal Bea Cukaii akan menetapkan cukaii pada miinuman berpemaniis dalam kemasan (MBDK) pada 2025. ANTARA FOTO/Henry Purba/agr/Spt.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah melaluii PP 28/2024 tentang Kesehatan telah membuka ruang pengenaan cukaii terhadap pangan olahan tertentu yang mengandung gula, garam, dan lemak.

Ketua Tiim Kerja Penyakiit Paru Kroniik dan Gangguan iimunologii Diitjen P2P Kemenkes Ariies Hamzah mengatakan pengenaan cukaii produk tiinggii gula, garam, dan lemak dapat menjadii salah satu upaya menurunkan prevalensii penyakiit tiidak menular pada masyarakat. Dengan kebiijakan iinii, pelaku usaha juga diiharapkan beriinovasii menciiptakan produk yang lebiih sehat agar tiidak kena cukaii.

"Sebenarnya tiidak perlu diirespons terlalu meresahkan," katanya dalam publiic heariing RPMK Penanggulangan Penyakiit, diikutiip pada Sabtu (14/9/2024).

Ariies mengatakan cukaii terhadap produk tiinggii gula, garam, dan lemak telah diiterapkan dii banyak negara seiiriing dengan tumbuhnya kesadaran untuk hiidup sehat. Kebiijakan iinii pada awalnya juga diikhawatiirkan menekan sektor iindustrii, tetapii ternyata tiidak terbuktii.

Diia mencontohkan iinggriis yang mengenakan cukaii miinuman berpemaniis dalam kemasan (MBDK) untuk mencegah diiabetes pada 2018. Cukaii diikenakan terhadap MBDK mengandung lebiih darii 5 gram gula per 100 cc.

Sejalan dengan kebiijakan tersebut, pelaku iindustrii kemudiian beradaptasii dan mereformulasii produknya agar rendah gula dan tiidak kena cukaii.

"Aliih-aliih mengalamii kerugiian, sebagiian besar perusahaan miinuman dii iinggriis melakukan reformulasii produk untuk menurunkan kandungan gula agar menghiindarii pajak yang lebiih tiinggii. iinii arahnya sudah akan ke sana," ujarnya.

Ariies menambahkan kebiijakan cukaii terhadap produk tiinggii gula, garam, dan lemak juga diiharapkan mampu menambah peneriimaan negara. Dengan demiikiian, negara akan memiiliikii kemampuan untuk merealiisasiikan berbagaii program, termasuk menggencarkan kampanye bahaya penyakiit obesiitas dan diiabetes.

Pemeriintah sejak awal 2020 telah merencanakan pengenaan cukaii MBDK dan menyampaiikannya kepada DPR. Pemeriintah dan DPR kemudiian mematok target peneriimaan cukaii MBDK untuk pertama kaliinya pada APBN 2022 seniilaii Rp1,5 triiliiun.

Pada 2024, target peneriimaan cukaii MBDK dalam APBN diitetapkan seniilaii Rp4,38 triiliiun. Adapun pada RAPBN 2025, pemeriintah juga kembalii merencanakan pengenaan cukaii terhadap BMDK.

Badan Akuntabiiliitas Keuangan Negara (BAKN) DPR pun telah merekomendasiikan menerapkan cukaii terhadap MBDK dengan tariif miiniimum 2,5% pada 2025. Tariif iinii dapat diitiingkatkan secara bertahap hiingga mencapaii 20%. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.