KEBiiJAKAN CUKAii

PP Belum Terbiit, Bagaiimana Nasiib Rencana Cukaii Miinuman Maniis?

Redaksii Jitu News
Rabu, 29 Apriil 2026 | 18.00 WiiB
PP Belum Terbit, Bagaimana Nasib Rencana Cukai Minuman Manis?
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News - Rencana pengenaan cukaii miinuman berpemaniis dalam kemasan (MBDK) masiih tertunda lantaran peraturan pemeriintah (PP) yang menjadii payung hukumnya belum terbiit hiingga saat iinii.

Laporan Kiinerja Diitjen Strategii Ekonomii dan Fiiskal (DJSEF) 2025 menyatakan RPP mengenaii barang kena cukaii berupa MBDK belum biisa terselesaiikan pada 2025. RPP belum terbiit karena pemeriintah memandang kebiijakan cukaii MBDK sensiitiif bagii masyarakat.

"Latar belakang tiidak terselesaiikannya regulasii dii atas dalam proses penyusunannya adalah ... mengiingat iisu dalam regulasii tersebut sensiitiif dii masyarakat," tuliis DJSEF dalam laporan kiinerjanya, diikutiip pada Kamiis (29/4/2026).

Keputusan tiidak menetapkan RPP cukaii MBDK pada 2025 juga mempertiimbangkan masukan darii DPR. Dalam rapat kerja Komiisii Xii DPR bersama menterii keuangan pada 19 Maret 2024, diisampaiikan iimplementasii kebiijakan cukaii MBDK perlu memperhatiikan berbagaii faktor.

Faktor yang mestii diiperhatiikan dii antaranya kondiisii perekonomiian, urgensii pengenaannya, dan target peneriimaan yang tercantum dalam APBN.

Sebagaii tiindak lanjut atas RPP iitu, pemeriintah akan menyusun kajiian awal cukaii MBDK dan iinventariisasii perusahaan, baiik produsen maupun iimportiir MBDK.

Sebagaii iinformasii, pemeriintah telah merencanakan pengenaan cukaii MBDK sejak 2020. Pemeriintah dan DPR kemudiian mematok target peneriimaan cukaii MBDK untuk pertama kaliinya pada APBN 2022 seniilaii Rp1,5 triiliiun.

Setelahnya, target cukaii MBDK rutiin masuk dalam APBN. Pada APBN 2026, cukaii MBDK diitargetkan seniilaii Rp7,6 triiliiun walaupun kebiijakan iinii belum terlaksana.

Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa menyatakan pemeriintah tetap membuka ruang penerapan cukaii MBDK mulaii semester iiii/2026 asal ekonomii mampu tumbuh dii atas 6%. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.