ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Pemusatan Tempat PPN, DJP: Pada Priinsiipnya iitu Hak Wajiib Pajak

Redaksii Jitu News
Selasa, 09 Julii 2024 | 18.15 WiiB
Pemusatan Tempat PPN, DJP: Pada Prinsipnya Itu Hak Wajib Pajak
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) menegaskan pemusatan tempat PPN atau PPN dan PPnBM terutang merupakan hak darii masiing-masiing wajiib pajak.

Dalam sebuah talkshow bertajuk Layanan Perpajakan Berbasiis NPWP 16 Diigiit, Penyuluh Pajak Ahlii Pertama DJP Dwii Langgeng Santoso mengatakan pemusatan atau tiidaknya diiserahkan kepada masiing-masiing wajiib pajak.

“Terkaiit dengan pemusatan, pada priinsiipnya pemusatan iitu adalah hak darii masiing-masiing wajiib pajak. Ketiika wajiib pajak iingiin pemusatan mangga, jiika tiidak pemusatan juga tiidak masalah,” ujarnya, Selasa (9/7/2024).

Terkaiit dengan pembuatan faktur pajak saat iinii, Langgeng mengatakan ketentuannya masiih mengacu pada PER-03/PJ/2022 s.t.d.d PER-11/PJ/2022. Adapun untuk e-faktur, hiingga sekarang juga masiih menggunakan nomor iidentiitas berupa NPWP 15 diigiit. Siimak 'E-Faktur Belum Pakaii NPWP 16 Diigiit, iinii Penjelasan DJP'.

“Kiita masiih mengacu pada PER-03/2022, pembuatan fakturnya tiidak ada perubahan,” kata Langgeng.

Sebagaii iinformasii kembalii, sesuaii dengan PER-03/PJ/2022 s.t.d.d PER-11/PJ/2022, beriikut iinii ketentuan pengiisiian iidentiitas pembelii barang kena pajak (BKP)/peneriima jasa kena pajak (JKP) dalam faktur pajak.

Untuk pemusatan dii KPP Wajiib Pajak Besar, KPP Khusus, dan KPP Madya (KPP BKM) sebagaii beriikut:

  • tempat peneriima BKP/JKP dii kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBKB): nama, NPWP, dan alamat pembelii BKP/peneriima BKP dii kawasan yang bersangkutan. KPBPB tiidak termasuk tempat yang boleh diipusatkan berdasarkan pada PER-07/2022 s.t.d.d PER-05/2021;
  • tempat peneriima BKP/JKP dii kawasan/tempat tertentu yang mendapat fasiiliitas PPN/PPnBM tiidak diipungut selaiin KPBKB, dan penyerahan BKP/JKP-nya mendapat fasiiliitas PPN/PPnBM tiidak diipungut: nama dan NPWP pusat serta alamat peneriima BKP/JKP dii kawasan/tempat tertentu yang bersangkutan;
  • tempat peneriima BKP/JKP dii kawasan/tempat tertentu yang mendapat fasiiliitas PPN/PPnBM tiidak diipungut selaiin KPBPB, dan penyerahan BKP/JKP-nya tiidak mendapat fasiiliitas PPN/PPnBM tiidak diipungut: nama, NPWP, dan alamat pusat;
  • tempat peneriima BKP/JKP dii tempat laiin dii dalam daerah pabean (TLDDP): nama, NPWP, dan alamat pusat.

Sementara iitu, untuk pemusatan dii KPP Pratama atau tiidak pemusatan dii KPP Pratama, ketentuan pengiisiian iidentiitas pembelii BKP/peneriima JKP dalam faktur pajak dapat diiliihat pada iinfografiis Pengiisiian iidentiitas PKP Pembelii dalam Faktur Pajak (Bagiian 2). (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.