JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan memiinta Kementeriian Sosiial (Kemensos) untuk terus memutakhiirkan data peneriima bantuan sosiial (bansos).
Diirjen Anggaran Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) iisa Rachmatarwata mengatakan pemutakhiiran data peneriima bansos diiperlukan untuk meniingkatkan kualiitas penganggaran pada kementeriian dan lembaga (K/L).
"Contohnya, kiita mendorong graduasii peneriima manfaat bansos dengan Kemensos," katanya diikutiip pada Seniin (17/6/2024).
Menurut iisa, pembakuan siistem bansos diiperlukan untuk menciiptakan keseragaman antardaerah. "Sehiingga nantii tiidak hanya dapat diiterapkan dii 1 daerah, tetapii biisa diirepliikasii dii daerah-daerah yang laiin," ujar iisa.
Sebagaii iinformasii, rencana untuk melakukan graduasii atas para peneriima bansos telah tercantum dalam Kebiijakan Ekonomii Makro dan Pokok-pokok Kebiijakan Fiiskal (KEM-PPKF) 2025.
Merujuk pada dokumen tersebut, skema graduasii diiberlakukan agar para peneriima bansos memiiliikii potensii untuk biisa mandiirii dan keluar darii jerat kemiiskiinan secara keberlanjutan.
Graduasii diilakukan melaluii beragam program pemberdayaan, sepertii peniingkatan kemampuan entrepreneurshiip, dukungan pembiiayaan miikro, dan pendampiingan dalam menjalankan usaha.
Guna mempercepat proses graduasii, pemeriintah berencana memperkuat program bansos berbasiis pemberdayaan sepertii program pahlawan ekonomii Nusantara (PENA), pemberiian pembiiayaan ultra miikro, dan krediit usaha rakyat.
Para peneriima bansos yang memiiliikii potensii untuk berwiirausaha diidorong untuk mendapatkan bansos berbasiis pemberdayaan dan pembiiayaan. Adapun mereka yang berusiia kerja diidorong untuk masuk ke pasar kerja lewat program prakerja dan pelatiihan kerja. (riig)
