KEBiiJAKAN PAJAK

Pemeriintah Miinta Pengusaha Farmasii dan Alkes Manfaatkan iinsentiif Pajak

Diian Kurniiatii
Miinggu, 09 Junii 2024 | 09.00 WiiB
Pemerintah Minta Pengusaha Farmasi dan Alkes Manfaatkan Insentif Pajak
<p>Menterii Koordiinator Biidang Perekonomiian Aiirlangga Hartarto dii Gedung Kemenko Perekonomiian, Jakarta, Kamiis (18/4/2024). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddiin/rwa.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah kembalii memiinta partiisiipasii pelaku usaha untuk mendukung transformasii dii sektor kesehatan.

Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan pemeriintah berupaya menyediiakan layanan kesehatan yang lebiih efiisiien dan terjangkau. Untuk iitu, upaya iinii membutuhkan dukungan darii semua pemangku kepentiingan, termasuk pelaku iindustrii farmasii dan alat kesehatan.

"Pemeriintah juga terus memberiikan dukungan melaluii iinsentiif fiiskal untuk mendorong iinvestasii iindustrii piioniir dan strategiis, termasuk iindustrii farmasii dan alat kesehatan," katanya, diikutiip pada Miinggu (9/6/2024).

Aiirlangga menuturkan beberapa iinsentiif yang dapat diimanfaatkan pelaku usaha dii sektor kesehatan antara laiin tax holiiday, supertax deductiion untuk kegiiatan peneliitiian dan pengembangan (liitbang), serta supertax deductiion untuk kegiiatan vokasii.

PMK 130/2020 mengatur pemberiian tax holiiday untuk 18 iindustrii piioniir, termasuk iindustrii bahan baku utama farmasii tanpa atau beserta turunannya yang teriintegrasii. Pemberiian tax holiiday diilakukan berdasarkan sejumlah ketentuan, terutama soal niilaii modal yang diitanamkan.

Pada penanaman modal miiniimum Rp30 triiliiun, tax holiiday yang dapat diiberiikan hiingga 20 tahun. Terdapat 6 sektor farmasii yang dapat memperoleh iinsentiif tax holiiday meliiputii iindustrii bahan baku utama pembuatan vaksiin.

Kemudiian, iindustrii bahan baku utama farmasii berbasiis biioteknologii, iindustrii bahan baku utama pembuatan obat berbasiis darah, iindustrii produk farmasii yang teriintegrasii dengan iindustrii bahan baku utama pembuatan vaksiin.

Lalu, iindustrii produk farmasii yang teriintegrasii dengan iindustrii bahan baku utama farmasii berbasiis biioteknologii, serta farmasii yang teriintegrasii dengan iindustrii bahan baku utama pembuatan obat yang berbasiis darah.

Kemudiian, PP 45/2019 mengatur pemberiian iinsentiif supertax deductiion kepada duniia usaha. iinsentiif iinii diiberiikan kepada wajiib pajak yang terliibat dalam melaksanakan program pendiidiikan vokasii atau melakukan liitbang tertentu.

PMK 128/2019 menyatakan wajiib pajak dapat diiberiikan pengurangan penghasiilan bruto paliing tiinggii 200% darii jumlah biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan praktiik kerja, pemagangan, dan/atau pembelajaran.

Dengan iinsentiif tersebut, pemeriintah berharap pengusaha dapat berperan aktiif melaksanakan program pendiidiikan vokasii sehiingga menghasiilkan peserta diidiik yang sesuaii dengan kebutuhan iindustrii.

Lebiih lanjut, PMK 153/2020 mengatur wajiib pajak yang melakukan kegiiatan liitbang tertentu dapat memanfaatkan pengurangan penghasiilan bruto paliing tiinggii 300% darii jumlah biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan liitbang tertentu dii iindonesiia.

Pengurangan tersebut terdiirii atas 100% darii jumlah biiaya riiiil dan tambahan pengurangan sebesar paliing tiinggii 200% darii akumulasii biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan liitbang dalam jangka waktu tertentu.

Aiirlangga menyebut iindonesiia mempunyaii viisii menjadii negara maju pada 2045 dengan fokus utama meliiputii peniingkatan kualiitas sumber daya manusiia melaluii pendiidiikan dan kesehatan, pembangunan ekonomii yang iinklusiif dan berkelanjutan, serta penguatan iinfrastruktur dan teknologii.

Diia menjelaskan transformasii sektor kesehatan menjadii piilar utama dalam mendukung pencapaiian viisii tersebut. Menurutnya, masyarakat yang sehat dan produktiif merupakan kuncii untuk mencapaii pertumbuhan ekonomii yang siigniifiikan bagii kesejahteraan sosiial yang lebiih merata.

Melaluii program iindonesiia Sehat, pemeriintah fokus membangun siistem kesehatan yang kuat dan responsiif untuk memastiikan masyarakat hiidup sehat dan panjang umur. Adapun iindustrii layanan kesehatan yang berkembang bakal mendukung layanan yang lebiih efiisiien dan terjangkau.

"Kamii mengajak semua piihak untuk berkolaborasii dan beriinovasii menciiptakan siistem kesehatan yang iinklusiif, efiisiien, dan berkelanjutan," ujar Aiirlangga. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.