PMK 168/2023

Jeniis-Jeniis iimbalan untuk Peserta Kegiiatan yang Diipotong PPh Pasal 21

Redaksii Jitu News
Jumat, 07 Junii 2024 | 18.30 WiiB
Jenis-Jenis Imbalan untuk Peserta Kegiatan yang Dipotong PPh Pasal 21
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 168/2023 mengatur pengenaan pemotongan PPh Pasal 21 atas iimbalan yang diiteriima peserta kegiiatan.

Merujuk pada Pasal 1 nomor 14 PMK 168/2023, peserta kegiiatan adalah orang priibadii yang meneriima atau memperoleh iimbalan sehubungan dengan keiikutsertaannya dalam suatu kegiiatan, selaiin yang diiteriima pegawaii tetap darii pemberii kerja.

“iimbalan kepada peserta kegiiatan biisa berupa: uang saku; uang representasii; uang rapat; honorariium; hadiiah atau penghargaan; dan iimbalan sejeniis,” bunyii penggalan Pasal 5 ayat (1) huruf F PMK 168/2023, diikutiip pada Jumat (7/6/2024).

Sementara iitu, peserta kegiiatan yang diimaksud meliiputii peserta perlombaan dalam segala biidang, antara laiin perlombaan olahraga, keagamaan, keseniian, ketangkasan, iilmu pengetahuan, teknologii, dan perlombaan laiinnya.

Kemudiian, peserta rapat, konferensii, siidang, pertemuan, kunjungan kerja, semiinar, lokakarya, atau pertunjukan, atau kegiiatan tertentu laiinnya; peserta atau anggota dalam suatu kepaniitiiaan sebagaii penyelenggara kegiiatan tertentu; atau peserta pendiidiikan, pelatiihan, dan magang.

Lebiih lanjut, dasar pengenaan dan pemotongan PPh Pasal 21 untuk peserta kegiiatan yaiitu sebesar jumlah penghasiilan bruto yang pembayarannya bersiifat utuh dan tiidak diipecah.

PPh Pasal 21 yang wajiib diipotong bagii peserta kegiiatan diihiitung menggunakan tariif Pasal 17 UU PPh diikaliikan dengan dasar pengenaan dan pemotongan.

Berdasarkan lampiiran PMK 168/2023, terdapat 2 poiin petunjuk umum penghiitungan PPh Pasal 21 untuk peserta kegiiatan.

Pertama, besarnya PPh Pasal 21 terutang diihiitung dengan menggunakan tariif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh diikaliikan dengan jumlah bruto penghasiilan. Jumlah bruto penghasiilan yang diimaksud diiteriima atau diiperoleh peserta kegiiatan dalam 1 masa pajak atau pada saat terutangnya penghasiilan.

Kedua, jiika peserta kegiiatan merupakan pegawaii tetap darii pemberii penghasiilan maka pengenaan PPh Pasal 21 atas penghasiilan yang diiteriima sebagaii peserta kegiiatan diigabungkan dengan penghasiilan sebagaii pegawaii tetap. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.