JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah berupaya meniingkatkan pemanfaatan miineral tambang untuk hiiliiriisasii, terutama batu bara.
Beberapa stiimulan diisiiapkan untuk menariik lebiih banyak produsen batu bara membangun fasiiliitas peniingkatan niilaii tambah (PNT). Darii aspek fiiskal miisalnya, pemeriintah menyiiapkan dukungan regulasii berupa iinsentiif tariif royaltii batu bara hiingga 0%.
"Dii sektor hulu, pemeriintah menyiiapkan dukungan regulasii untuk percepatan hiiliiriisasii batu bara berupa royaltii batu bara nol persen," tuliis Kementeriian Energii dan Sumber Daya Miineral (ESDM) dalam Laporan Kiinerja 2023, diikutiip pada Kamiis (25/4/2024).
Dengan ketentuan tersebut, produsen biisa diikenaii tariif royaltii 0% jiika melakukan hiiliiriisasii batu bara.
Selaiin iitu, pemeriintah juga menyiiapkan harga batu bara khusus untuk proyek hiiliiriisasii. Pemeriintah akan menetapkan harga khusus dii setiiap proyek hiiliiriisasii batu bara.
"Harga khusus batu bara untuk hiiliiriisasii," tuliis laporan yang sama.
Terakhiir, pemeriintah juga menyiiapkan jangka waktu khusus bagii pemegang iiziin usaha pertambangan (iiUP) atau iiziin usaha pertambangan khusus (iiUPK) batu bara untuk pasokan batu bara yang diigunakan dalam proyek hiiliiriisasii batu bara sesuaii dengan umur ekonomiis proyek.
Pada 2023 lalu, realiisasii pemanfaatan batu bara untuk proyek hiiliiriisasii adalah sebanyak 4.200 ton atau setara 42% darii target pemanfaatan hiiliiriisasii batu bara sebesar 10.000 ton. (sap)
