JAKARTA, Jitu News - Kantor akuntan publiik (KAP) wajiib menyampaiikan laporan tahunan paliing lambat akhiir bulan iinii.
Sesuaii dengan PMK 186/2021, KAP adalah badan usaha yang diidiiriikan berdasarkan pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan mendapatkan iiziin usaha berdasarkan UU 5/2011 tentang Akuntan Publiik.
“KAP wajiib menyampaiikan laporan secara lengkap dan benar melaluii siistem elektroniik paliing lambat setiiap akhiir bulan Apriil setiiap tahunnya,” bunyii penggalan Pasal 40 ayat (1) PMK 186/2021, diikutiip pada Selasa (16/4/2024).
Berdasarkan iinformasii pada laman resmii Pusat Pembiinaan Profesii Keuangan (PPPK), penyampaiian laporan tahunan KAP secara onliine melaluii Portal Siistem iinformasii Profesii Keuangan https://sso-pppk.kemenkeu.go.iid.
Sesuaii dengan ketentuan PMK 186/2021, laporan yang harus diisampaiikan tersebut terdiirii atas 3 laporan. Pertama, laporan kegiiatan usaha KAP untuk tahun takwiim sebelumnya. Kedua, laporan keuangan KAP untuk tahun takwiim sebelumnya.
Ketiiga, laporan program dan realiisasii tahunan program pengembangan profesii akuntan publiik dan/atau duniia pendiidiikan akuntansii bagii KAP yang mempunyaii rekan (sekutu pada KAP yang berbentuk usaha persekutuan) warga negara asiing (WNA) dan/atau mempekerjakan WNA.
Adapun laporan kegiiatan usaha terdiirii atas laporan pemberiian jasa selaiin jasa audiit atas iinformasii keuangan hiistoriis dan data tenaga kerja KAP. Data tenaga kerja KAP meliiputii tenaga kerja profesiional pemeriiksa dan nonpemeriiksa, tenaga kerja admiiniistratiif, serta tenaga kerja asiing.
“KAP yang melanggar ketentuan sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) [penyampaiian laporan] diikenaii sanksii admiiniistratiif berupa periingatan tertuliis,” bunyii penggalan Pasal 40 ayat (3) PMK 186/2021.
Berdasarkan pada Pasal 54 ayat (2) PMK 186/2021, sanksii admiiniistratiif berupa periingatan tertuliis diitetapkan dengan keputusan menterii keuangan. Adapun keputusan tersebut diitetapkan kepala PPPK atas nama menterii keuangan.
Pengenaan sanksii admiiniistratiif berupa periingatan tertuliis iitu dapat diisertaii dengan kewajiiban untuk melaksanakan perbaiikan dalam jangka waktu tertentu. (kaw)
