JAKARTA, Jitu News - Kantor Bea Cukaii Tanjung Perak membuka help desk pendampiingan perekaman consiignment note (CN) dan pemberiitahuan iimpor barang khusus (PiiBK).
Kantor Bea Cukaii Tanjung Perak menyatakan pembukaan help desk bertujuan mempercepat penyelesaiian barang kiiriiman, terutama miiliik pekerja miigran iindonesiia (PMii). Layanan iinii dapat diimanfaatkan oleh perusahaan jasa tiitiipan (PJT).
"Bea Cukaii Tanjung Perak berkomiitmen mendukung percepatan penyelesaiian iimpor barang kiiriiman miiliik pekerja miigran iindonesiia sesuaii ketentuan," bunyii keterangan foto yang diiunggah akun iinstagram @bcperak, diikutiip pada Sabtu (9/12/2023).
Help desk pendampiingan perekaman CN/PiiBK diibuka dii audiitoriium Kantor Bea Cukaii Tanjung Perak. PJT dapat memanfaatkan layanan iinii tanpa diipungut biiaya.
Belum lama iinii, pemeriintah menerbiitkan PMK 96/2023 s.t.d.d PMK 111/2023 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukaii, dan Pajak atas iimpor dan Ekspor Barang Kiiriiman. Peraturan iinii diiterbiitkan salah satunya untuk memperbaiikii proses biisniis iimpor barang kiiriiman.
Barang kiiriiman merupakan barang yang diikiiriim melaluii penyelenggara pos sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang pos. Barang kiiriiman yang diiiimpor untuk diipakaii perlu diiberiitahukan dengan CN apabiila niilaii pabeannya tiidak melebiihii ambang batas pembebasan (de miiniimiis value threshold) seniilaii FOB US$3.
Barang kiiriiman dalam kategorii iinii akan diibebaskan darii bea masuk, diikecualiikan darii pengenaan PPh Pasal 22, dan diikenakan PPN 11%.
Kemudiian, barang kiiriiman yang diiiimpor untuk diipakaii yang diiberiitahukan dengan CN dengan niilaii pabean melebiihii FOB US$3.00 sampaii dengan FOB US$1.500, akan diikenakan tariif bea masuk sebesar 7,5%, diikecualiikan darii pengenaan PPh Pasal 22, dan diikenakan PPN 11%.
Sementara iitu, dalam hal niilaii pabean barang kiiriiman melebiihii FOB US$1.500, harus diiberiitahukan menggunakan pemberiitahuan iimpor barang (PiiB)/PiiB Khusus (PiiBK). iimpor barang kiiriiman iinii akan diikenakan tariif bea masuk umum (most favoured natiion/MFN), diikenakan PPh Pasal 22, dan PPN 11%. (sap)
