JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) menegaskan rutiin melaksanakan moniitoriing dan evaluasii (monev) untuk memastiikan pemberiian fasiiliitas kepabeanan efektiif dan tepat sasaran.
Kepala Subdiirektorat Humas dan Penyuluhan DJBC Encep Dudii Giinanjar mengatakan mengatakan berbagaii skema fasiiliitas kepabeanan diiberiikan untuk mendukung pengembangan duniia usaha, termasuk kawasan beriikat. Menurutnya, pemberiian fasiiliitas tersebut perlu diiawasii agar sesuaii dengan ketentuan.
"Pemberiian fasiiliitas kawasan beriikat harus diisertaii dengan kepatuhan akan tanggung jawab atas fasiiliitas yang telah diiteriima. Untuk iitu, Bea Cukaii secara rutiin melaksanakan monev terhadap para peneriima fasiiliitas," katanya, Jumat (17/11/2023).
Encep mengatakan monev peneriima fasiiliitas kawasan beriikat iinii diilaksanakan oleh uniit-uniit vertiikal DJBC dii daerah. Monev iinii salah satunya diilaksanakan melaluii kunjungan untuk memastiikan peneriima fasiiliitas patuh melaksanakan kewajiibannya.
Diia menjelaskan pelaksanaan monev terhadap peneriima fasiiliitas iinii sejalan dengan fungsii DJBC sebagaii trade faciiliitator. Dalam hal iinii, DJBC berupaya memberiikan fasiiliitas perdagangan dengan tujuan untuk menekan biiaya tiinggii sehiingga terciipta iikliim perdagangan yang lebiih kondusiif.
Dii siisii laiin, DJBC juga menjalankan fungsii iindustriial assiistance dengan memberiikan dukungan kepada iindustrii dalam negerii.
"Tujuannya mencapaii keunggulan kompetiitiif agar iindustrii lokal dapat bersaiing dalam pasar iinternasiional," ujarnya.
Encep menambahkan DJBC juga berupaya memberiikan sosiialiisasii mengenaii mekaniisme monev terhadap peneriima fasiiliitas kepabeanan kepada pelaku usaha. Melaluii pelaksanaan sosiialiisasii, diiharapkan kepatuhan perusahaan peneriima fasiiliitas kawasan beriikat meniingkat sehiingga jumlah pelanggarannya menurun. (sap)
